Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mendalami kasus penyalahgunaan gas nitrous oxide (N2O) atau gas tertawa yang dikenal dengan merek Whip Pink. Langkah terbaru, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap manajemen penyelenggara Djakarta Warehouse Project (DWP).
Pemeriksaan Manajemen DWP
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari temuan adanya promosi Whip Pink yang dilakukan bersamaan dengan gelaran DWP pada tahun 2023 lalu.
"Hari ini, Senin tanggal 8 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, penyidik Subdit III Dittipidnarkoba akan melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP). Ini terkait dengan promosi penjualan Whip Pink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023," kata Brigjen Eko kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Eko belum menjelaskan lebih jauh mengenai detail materi pemeriksaan hari ini. Dia hanya memastikan pihak manajemen DWP telah mengonfirmasi kehadiran mereka.
"Materi pemeriksaan penyidik, terkait promosi Whip Pink ini," ucapnya.
Promosi di Media Sosial
Promosi tersebut diunggah melalui akun Instagram Whip Pink pada 3 Desember 2023. Dalam unggahan itu, Whip Pink menawarkan tabung gas N2O dengan promosi beli 5 gratis 1 pada event DWP XV di Bali.
Sebelumnya, Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap mengungkap bahwa festival musik DWP pernah menggunakan Whip Pink sebagai alat promosinya.
"Nah, Whip Pink ini juga tahun lalu, beberapa tahun lalu sudah marak. Bahkan menjadi tambahan promo di dalam DWP yang dilaksanakan di Bali tahun lalu," ujar Zulkarnain di gedung BNN RI, Jakarta Timur, Rabu (18/2).
Dia menerangkan bahwa bentuk promosi tersebut adalah jika membeli paket lima tabung, maka akan mendapatkan gratis satu tabung Whip Pink.
"Kalau beli 5 tabung, dapat free 1 tabung. Sampai sebegitunya kondisi sebaran penggunaan Whip Pink ini," ujar Zulkarnain.
Sebagai informasi, Bareskrim telah memeriksa sejumlah selebgram hingga influencer yang pernah membeli dan mempromosikan penggunaan Whip Pink di media sosial.



