Andre Rosiade Dorong Pemanfaatan Lahan Bukit Asam di Sawahlunto untuk Fasilitas Publik
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendorong penyelesaian persoalan lahan milik BUMN di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan daerah. Dalam rapat dengar pendapat bersama beberapa perusahaan tambang BUMN, Andre menyoroti adanya aset lahan milik PT Bukit Asam Tbk yang telah lama terbengkalai sejak tahun 2004.
Lahan Terbengkalai Hambat Pembangunan
Andre Rosiade menilai kondisi lahan yang tidak dimanfaatkan selama 22 tahun ini menghambat pembangunan fasilitas publik di daerah. "Sudah 22 tahun lahan ini tidak dimanfaatkan, tapi juga tidak dilepas. Akibatnya, pemerintah daerah dan masyarakat jadi sulit berkembang," ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut kepada wartawan pada Rabu (1/4/2026).
Ia menekankan bahwa pemanfaatan aset tersebut tidak akan membuat Bukit Asam kehilangan kepemilikannya, melainkan justru dapat memberikan manfaat bagi pembangunan regional.
Usulan Skema Hak Guna Bangunan
Sebagai solusi konkret, Andre Rosiade mengusulkan penerapan skema Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Menurutnya, skema ini memungkinkan aset tetap dimiliki oleh BUMN, namun dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk berbagai proyek pembangunan.
"Bukit Asam tidak kehilangan aset, tapi pemerintah juga bisa menggunakan lahan tersebut untuk pembangunan. Ini solusi konkret yang menguntungkan semua pihak," jelasnya.
Melalui skema tersebut, lahan dapat dialihfungsikan untuk pembangunan berbagai fasilitas publik, antara lain:
- Kantor kepolisian
- Kantor kejaksaan
- Gedung pengadilan
- Kantor pemerintahan daerah
Rencana Tindak Lanjut dan Apresiasi
Andre Rosiade juga menyampaikan rencana untuk berkoordinasi dengan Dony Oskaria guna mengundang pihak Bukit Asam dalam kunjungan kerja ke Sumatera Barat. Tujuannya adalah membahas solusi pemanfaatan lahan tersebut lebih lanjut secara komprehensif.
Selain fokus pada persoalan lahan, politisi Gerindra ini turut mengapresiasi kontribusi BUMN lain dalam pembangunan daerah. Ia menyebut PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang telah membangun kembali sekolah dasar terdampak bencana di Sumatera Barat.
Tak ketinggalan, Andre juga memberikan apresiasi terhadap langkah Bukit Asam yang telah membangun hotel bintang empat serta merenovasi gedung pertemuan di Sawahlunto. "Ini menjadi bagian dari legacy kita bersama. Tinggal sedikit lagi kita selesaikan persoalan lahan ini agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas," pungkasnya.
Dengan demikian, upaya penyelesaian persoalan lahan terbengkalai ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan fasilitas publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sawahlunto, Sumatera Barat.



