Sebanyak 217 jiwa di Kampung Parakan Muncang, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami dampak kekeringan. Kondisi ini dipicu oleh menurunnya intensitas hujan di wilayah tersebut.
Penyebab Kekeringan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa berkurangnya curah hujan menyebabkan sumber mata air warga menurun. Akibatnya, masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
"Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih," ujar Adam pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Jumlah Warga Terdampak
Adam menyebutkan bahwa sebanyak 60 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 217 jiwa terdampak kekeringan. Para petugas BPBD telah melakukan penyaluran bantuan air bersih pada Jumat, 12 Juni 2026.
"Korban terdampak di Kampung Parakan Muncang sebanyak 60 KK dengan 217 jiwa," jelasnya.
Penyaluran Bantuan Air Bersih
Sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan oleh petugas kepada warga yang membutuhkan. Untuk sementara waktu, sisa air yang belum terdistribusi ditampung di sebuah tangki penampungan milik masjid setempat.
"Untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat, dan sisa air yang masih ada di tangki ditampung di penampungan air masjid untuk masyarakat di wilayah tersebut," pungkas Adam.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, terutama di daerah yang rentan terhadap kekeringan. BPBD Kabupaten Bogor terus memantau situasi dan siap memberikan bantuan lebih lanjut jika diperlukan.



