Kemdiktisaintek Setujui 160 Program Pendidikan Dokter Spesialis Baru
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah memberikan persetujuan resmi untuk pembukaan 160 program pendidikan dokter spesialis (PPDS) dan sub-spesialis yang baru. Program-program ini akan dijalankan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Jumlah Program Melebihi Target yang Ditetapkan
Jumlah program yang disetujui ini bahkan melampaui target awal yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan tenaga dokter spesialis di tanah air.
"Dari target 148 program pendidikan dokter spesialis baru, kami telah menyetujui sebanyak 160 program studi baru," ujar Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib, dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis, 12 Februari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan kepada media dan dikutip dari kantor berita Antara, menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Respons Terhadap Permintaan Presiden Prabowo Subianto
Kebijakan ini tidak terlepas dari pernyataan sebelumnya yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Beliau telah menekankan bahwa Indonesia membutuhkan banyak dokter spesialis untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Dengan disetujuinya 160 program baru ini, diharapkan dapat:
- Meningkatkan jumlah lulusan dokter spesialis secara signifikan.
- Mempercepat distribusi tenaga kesehatan spesialis ke berbagai daerah.
- Mendukung sistem kesehatan nasional yang lebih tangguh dan merata.
Langkah ini juga mencerminkan upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor kesehatan dalam menanggapi tantangan sumber daya manusia di bidang medis.