Kisah Orang Tua Antar Anak Ikut UTBK 2026 di UB, Pilih Menginap di Mobil
Orang Tua Antar Anak UTBK di UB, Menginap di Mobil

Kisah Orang Tua yang Mengantar Anak Ikut UTBK 2026 di UB, Pilih Menginap di Mobil

Dalam perjalanan menuju impian pendidikan tinggi, seorang orang tua menunjukkan dedikasi luar biasa dengan mengantar anaknya mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di Universitas Brawijaya (UB), Malang. Alih-alih mencari penginapan yang mahal, orang tua ini memilih untuk menginap di mobil selama proses ujian berlangsung.

Pengorbanan demi Pendidikan Anak

Keputusan untuk menginap di mobil bukan tanpa alasan. Orang tua tersebut mengaku ingin menghemat biaya akomodasi yang bisa dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan anak di masa depan. "Ini bagian dari pengorbanan kami sebagai orang tua," ujarnya dengan penuh semangat. Ia menambahkan bahwa dukungan moral dan fisik selama ujian sangat penting untuk memastikan anak merasa tenang dan fokus.

Selama menginap di mobil, orang tua ini mempersiapkan segala kebutuhan dasar, seperti makanan dan tempat istirahat sederhana. Meski kondisi terbatas, ia tetap optimis dan bersyukur bisa mendampingi anak dalam momen penting ini. "Yang penting anak bisa menjalani ujian dengan baik," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan dari Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya sebagai penyelenggara UTBK 2026 turut memberikan apresiasi terhadap dedikasi orang tua seperti ini. Seorang perwakilan UB menyatakan bahwa kisah semacam ini menginspirasi banyak pihak tentang pentingnya dukungan keluarga dalam dunia pendidikan. "Kami berharap ini menjadi motivasi bagi calon mahasiswa lainnya," ungkapnya.

UB juga telah menyediakan fasilitas pendukung bagi peserta dan pendamping, meski tidak secara khusus mengakomodasi penginapan di mobil. Namun, universitas tetap mendorong semangat belajar dan perjuangan yang ditunjukkan oleh keluarga peserta.

Implikasi bagi Sistem Pendidikan

Kisah ini menyoroti beberapa hal penting dalam sistem pendidikan di Indonesia:

  • Keterbatasan finansial sering menjadi tantangan bagi keluarga dalam mendukung pendidikan anak.
  • Peran orang tua sangat krusial dalam memberikan dukungan emosional dan praktis selama proses seleksi masuk perguruan tinggi.
  • Infrastruktur pendukung seperti akomodasi terjangkau di sekitar lokasi ujian bisa menjadi perhatian untuk masa depan.

Meski menghadapi kendala, orang tua ini tetap teguh pada komitmennya. Ia berharap anaknya bisa lolos seleksi dan melanjutkan studi di UB, membuktikan bahwa usaha dan pengorbanan tidak akan sia-sia. "Ini semua untuk masa depan yang lebih baik," tutupnya dengan harapan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga