Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menginstruksikan seluruh satuan pendidikan untuk memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026 berjalan dengan konsep ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan. Hal ini disampaikan dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
MPLS Bukan Sekadar Seremonial
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa MPLS tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial belaka. Kegiatan ini harus mampu memberikan pengalaman positif serta menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik baru sejak hari pertama masuk sekolah.
"Kegiatan MPLS harus memberikan pengalaman positif sekaligus menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik baru," ujar Fajar saat berdialog dengan guru, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026).
Fokus pada Adaptasi dan Pengenalan Lingkungan
Kemendikdasmen berharap MPLS dapat membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah dan beradaptasi dengan cepat. Dengan demikian, siswa baru dapat merasa betah dan siap mengikuti proses pembelajaran selanjutnya.
Fajar juga menekankan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam menciptakan suasana yang kondusif selama MPLS. Ia meminta agar seluruh pihak terkait bekerja sama untuk menyukseskan program ini.
Dukungan dari Pemangku Kepentingan
Dialog yang digelar di Kendal tersebut dihadiri oleh sejumlah guru, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan setempat. Mereka menyambut baik arahan dari Kemendikdasmen dan berkomitmen untuk melaksanakan MPLS sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.
Dengan adanya arahan ini, diharapkan MPLS 2026 dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta didik baru di Indonesia.



