Seorang penumpang nyaris tersedot keluar dari pesawat setelah jendela di samping tempat duduknya terlepas saat penerbangan Ryanair dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman. Insiden yang terjadi pada Jumat (10/7/2026) tersebut memaksa pesawat Boeing 737 NG itu melakukan pendaratan darurat hanya sekitar 10 menit setelah lepas landas.
Kronologi Insiden
Pesawat Ryanair lepas landas dari Bandara Thessaloniki pada Jumat pagi. Tak lama setelah mencapai ketinggian, jendela kabin di samping kursi penumpang tiba-tiba terlepas. Perbedaan tekanan udara menyebabkan udara kabin keluar dengan cepat, menciptakan gaya hisap yang kuat. Penumpang yang duduk di dekat jendela tersebut nyaris tersedot keluar sebelum awak kabin dan penumpang lain bereaksi.
Pendaratan Darurat
Pilot segera memutuskan untuk kembali ke Bandara Thessaloniki. Pesawat melakukan pendaratan darurat sekitar 10 menit setelah lepas landas. Tim darurat bandara telah bersiaga di landasan. Seluruh penumpang dan kru dilaporkan selamat tanpa cedera serius.
Pernyataan Ryanair
Dalam pernyataannya, Ryanair mengatakan pesawat memutuskan kembali ke Bandara Thessaloniki setelah terjadi kerusakan pada jendela kabin. "Pesawat kembali ke Thessaloniki ketika jendela penumpang terlepas saat penerbangan," ujarnya, dikutip dari BBC, Jumat. Maskapai asal Irlandia itu juga menyatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki dan mereka bekerja sama dengan otoritas penerbangan.
Respons Otoritas Penerbangan
Otoritas Penerbangan Sipil Yunani dan Jerman telah memulai investigasi untuk mengetahui penyebab terlepasnya jendela. Boeing 737 NG yang terlibat dalam insiden ini merupakan pesawat yang umum digunakan dan memiliki catatan keselamatan yang baik. Namun, insiden ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang pemeliharaan pesawat.
Dampak pada Penumpang
Penumpang yang mengalami kejadian tersebut dilaporkan dalam kondisi syok. Beberapa penumpang mengalami mual dan pusing akibat perubahan tekanan udara yang mendadak. Ryanair menyediakan akomodasi dan penerbangan alternatif bagi para penumpang. Maskapai juga memberikan kompensasi sesuai peraturan yang berlaku.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan keselamatan secara berkala pada pesawat. Meskipun jarang terjadi, kegagalan jendela kabin dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.



