Sebanyak 17 pelajar asing dari empat negara, yaitu Italia, Jepang, Spanyol, dan Swiss, siap mengikuti program pertukaran pelajar AFS Year Program 2026/2027 di Indonesia. Mereka akan tinggal bersama keluarga angkat (host family) dan bersekolah di sekolah-sekolah Indonesia selama sepuluh bulan ke depan.
Penempatan di 12 Kota di Indonesia
Para pelajar tingkat menengah atas ini telah mendapatkan penempatan di berbagai kota di Indonesia, meliputi Bogor, Bandung, Balikpapan, Jakarta, Malang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, dan Pontianak. Mereka akan merasakan langsung kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia serta keberagaman budaya yang ada.
Program ini merupakan bagian dari misi AFS untuk mempromosikan perdamaian dan pemahaman antarbudaya melalui pengalaman belajar langsung. Dengan tinggal di keluarga angkat, para pelajar diharapkan dapat beradaptasi dengan budaya lokal dan membangun hubungan yang erat dengan masyarakat setempat.
Mengenal Kehidupan dan Budaya Indonesia
Selama sepuluh bulan, para pelajar asing ini tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya. Mereka akan belajar bahasa Indonesia, memahami adat istiadat, serta merasakan langsung keramahan masyarakat Indonesia. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk menjadi duta budaya Indonesia di negara asalnya.
AFS sendiri merupakan organisasi internasional yang telah berpengalaman dalam menyelenggarakan program pertukaran pelajar di lebih dari 50 negara. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengembangkan keterampilan antarbudaya, kemandirian, dan wawasan global.
Dampak Positif bagi Pelajar dan Masyarakat
Kehadiran pelajar asing ini juga membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia, terutama keluarga angkat dan sekolah yang menerima. Mereka dapat berinteraksi dengan budaya asing secara langsung, sehingga memperkaya wawasan dan toleransi antarbudaya. Selain itu, program ini juga menjadi ajang promosi pariwisata dan citra positif Indonesia di mata dunia.
Dengan adanya program pertukaran seperti ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memiliki pemahaman lintas budaya, yang pada akhirnya dapat memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama internasional Indonesia dengan negara-negara lain.



