MMSGI dan Yayasan LINE Sukses Tuntaskan Program Bigger Dream Fase 3 untuk Murid
Program Bigger Dream Fase 3 Sukses Tingkatkan Kapasitas Murid

MMSGI dan Yayasan LINE Sukses Tuntaskan Program Bigger Dream Fase 3 untuk Murid

Jakarta - Komitmen pengembangan kapasitas murid melalui keterlibatan langsung karyawan sebagai relawan terus diwujudkan oleh MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE). Program CSR Bigger Dream Fase 3 secara resmi ditutup dengan serah terima hasil program kepada Yayasan Syarif Hidayatullah di Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu 7 Februari 2026.

Program Tiga Fase yang Terintegrasi

CEO MMSGI, Sendy Greti, menjelaskan bahwa Program Bigger Dream dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan pendidikan yang menekankan partisipasi aktif karyawan. "Program ini dilaksanakan melalui tiga fase yang saling terhubung dari 2025 hingga awal 2026," ujarnya. Fase pertama berfokus pada peningkatan fasilitas sekolah, termasuk renovasi dan pembersihan area untuk menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman.

Fase kedua melibatkan karyawan MMSGI sebagai fasilitator pembelajaran dengan kegiatan yang disesuaikan jenjang pendidikan:

  • Sesi storytelling untuk murid SD guna menumbuhkan keberanian bermimpi dan percaya diri.
  • Kelas vision board untuk murid SMP untuk mengenali potensi diri dan menetapkan tujuan masa depan.
  • Pengenalan dasar perencanaan usaha untuk murid SMK melalui Business Model Canvas.

Dampak Nyata dan Partisipasi Karyawan

Fase ketiga menjadi tahap aktualisasi, di mana murid mempresentasikan hasil pembelajaran, termasuk vision board dan karya seni. Secara keseluruhan, program ini melibatkan 185 karyawan MMSGI sebagai donatur dan relawan, dengan kontribusi mencakup renovasi, fasilitasi pembelajaran, dan dukungan logistik.

"Program Bigger Dream Fase 3 berhasil merealisasikan renovasi 10 fasilitas sekolah, terdiri dari 8 ruang kelas dan 2 fasilitas sanitasi," papar Sendy. Manfaat langsung dirasakan oleh 232 penerima, termasuk 207 murid dan 25 tenaga pengajar, dengan distribusi tas sekolah dan alat tulis. Total donasi mencapai sekitar Rp1 miliar, dengan Rp256.377.884 berasal dari kontribusi sukarela karyawan.

Komitmen Berkelanjutan untuk Pendidikan

Sendy menegaskan bahwa Bigger Dream dirancang sebagai investasi sosial jangka panjang. "Program ini tidak hanya memperbaiki fasilitas, tetapi juga membuka ruang interaksi antara karyawan dan murid untuk berbagi pengalaman dan membangun kepercayaan diri," jelasnya. Ketua Yayasan LINE, Muhammad Bihar, menambahkan bahwa pendekatan berbasis volunteering memperkuat dampak berkelanjutan dengan memberikan pendampingan dan inspirasi.

Ke depan, MMSGI dan Yayasan LINE berencana memperluas cakupan Program Bigger Dream dengan pendekatan volunteering yang lebih terstruktur. "Kami akan terus menggabungkan dukungan fasilitas, pengayaan pembelajaran, dan keterlibatan relawan lintas disiplin," ucap Sendy, menegaskan komitmen untuk memberdayakan masa depan melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan.