Polbangtan dan PEPI Buka Pendaftaran 1.500 Mahasiswa Baru untuk Ajaran 2026/2027
Polbangtan & PEPI Buka Pendaftaran 1.500 Mahasiswa Baru

Polbangtan dan PEPI Buka Pendaftaran 1.500 Mahasiswa Baru untuk Ajaran 2026/2027

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) telah secara resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Kedua institusi pendidikan ini merupakan sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Misi Regenerasi Petani dan Tenaga Profesional

Polbangtan dan PEPI memiliki misi strategis untuk menyiapkan regenerasi petani serta tenaga profesional yang kompeten di sektor pertanian. Hal ini dilakukan melalui pendekatan pendidikan vokasi yang sangat mengedepankan praktik langsung di lapangan. Sistem pendidikan ini dirancang untuk membentuk lulusan yang tidak hanya berpengetahuan teoritis, tetapi juga terampil dalam aplikasi nyata di bidang pertanian.

Pendidikan di kedua politeknik ini berbeda secara signifikan dari perguruan tinggi umum. Seluruh proses pendidikan dijalankan secara gratis bagi para mahasiswa, yang merupakan kebijakan penting untuk mendukung akses pendidikan tinggi di sektor pertanian. Selain itu, sistem asrama diterapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang terpadu dan mendukung pembentukan karakter mahasiswa.

Kuota dan Distribusi Kampus

Untuk tahun ajaran 2026/2027, Polbangtan dan PEPI menyediakan total kuota sebanyak 1.500 mahasiswa baru. Kuota ini tersebar di tujuh kampus pertanian yang berlokasi di berbagai wilayah Indonesia, memastikan distribusi pendidikan pertanian yang merata dan menjangkau berbagai daerah.

Pendekatan pendidikan di kedua institusi ini menekankan pada pembentukan lulusan sebagai pelaku utama di bidang pertanian sekaligus agen perubahan yang mampu membawa inovasi dan perkembangan di sektor tersebut. Fokus ini mencerminkan komitmen untuk tidak hanya menghasilkan tenaga kerja, tetapi juga pemimpin dan penggerak di industri pertanian nasional.

Dengan pembukaan pendaftaran ini, diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk terjun dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian Indonesia melalui pendidikan vokasi yang berkualitas dan terarah.