Satpol PP Tutup Akses Road Barrier di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat
Satpol PP Jakarta Barat bersama unsur terkait telah melakukan penertiban dan pemantauan intensif di kawasan simpang Jalan Kunir-Jalan Kemukus, Kota Tua, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari. Langkah tegas ini diambil sebagai respons langsung terhadap viralnya video dua orang yang melakukan pungutan liar (pungli) dengan membuka akses road barrier atau pembatas jalan.
Penguatan Barrier dengan Dua Lapis
Kepala Satpol PP Kecamatan Tamansari, Goodman Sidabutar, menyatakan bahwa akses road barrier yang sebelumnya dimanfaatkan untuk praktik pungli kini telah ditutup kembali dengan penguatan dua lapis. "Sekarang sudah tidak ada pungli di situ dan barrier telah kita tutup dengan dua lapis sehingga tidak mudah dipindahkan," tegas Goodman saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan bahwa sejak penertiban dilakukan, aktivitas pungutan liar di lokasi tersebut benar-benar telah berhenti. Patroli rutin oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) terus digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terulangnya kejadian serupa.
Pencarian Dua Pelaku Pungli Masih Berlangsung
Hingga saat ini, dua orang yang diduga terlibat dalam praktik pungli tersebut masih belum ditemukan. Petugas telah melakukan penelusuran hingga ke tempat tinggal pelaku, namun hanya berhasil bertemu dengan orang tua mereka.
"Kami sudah mencari terduga pelaku seperti yang beredar di media sosial, tapi belum ditemukan. Kita sudah ke rumah orang tuanya dan yang kita jumpai hanya orang tuanya. Orang tuanya kita minta membuat surat pernyataan," jelas Goodman.
Pengawasan Ketat untuk Menjaga Ketertiban
Menurut keterangan Goodman, dugaan praktik membuka barrier dan meminta uang dari pengendara terjadi baru-baru ini, tepatnya saat kondisi lalu lintas sedang macet parah. Untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib, pengawasan lapangan akan terus dilakukan secara intensif.
"Sejak kejadian viral, petugas Satpol PP dan Dishub terus melakukan kontrol di lapangan. Tujuannya agar tidak ada lagi yang berulah. Aktivitas pungli itu terjadi saat macet parah, namun sekarang anggota kita sudah kontrol setiap hari di sana," tandas Goodman.
Langkah penertiban ini diharapkan dapat mengembalikan rasa aman bagi masyarakat dan pengendara yang melintas di kawasan Kota Tua Jakarta Barat. Komitmen untuk menindak tegas praktik pungli tanpa kompromi terus ditegaskan oleh pihak berwenang.