Tunjangan Guru Naik, Kini Langsung Masuk Rekening Tiap Bulan
Tunjangan Guru Naik, Langsung Masuk Rekening Tiap Bulan

Pemerintah Terapkan Skema Baru Penyaluran Tunjangan Guru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa pemerintah kini menerapkan skema baru dalam penyaluran tunjangan guru. Dana tunjangan langsung ditransfer ke rekening penerima setiap bulan, bukan lagi melalui pemerintah daerah yang biasanya diterima setiap tiga bulan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memangkas proses birokrasi yang panjang.

Dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (11/6), Mu'ti menyatakan bahwa kebijakan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. "Yang berbeda juga sebagai terobosan adalah tunjangan dan gaji itu ditransfer langsung ke rekening guru setiap bulan," ujarnya.

Kenaikan Besaran Tunjangan

Selain memperbaiki mekanisme penyaluran, pemerintah juga menaikkan besaran tunjangan bagi guru ASN maupun non-ASN. Menurut Mu'ti, tunjangan guru non-ASN naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta. Sementara untuk guru ASN, tunjangan diberikan sebesar gaji pokok. "Guru non-ASN tunjangannya dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kenaikan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kinerja guru dalam mengajar. Pemerintah juga berencana untuk terus mengevaluasi kebijakan ini agar tepat sasaran.

Memangkas Birokrasi yang Berbelit

Sistem transfer langsung ke rekening guru setiap bulan menjadi pembeda dibandingkan mekanisme sebelumnya yang dinilai lebih panjang karena melibatkan sejumlah tahapan birokrasi. Mu'ti menilai langkah ini dilakukan agar para guru dapat menerima manfaat tunjangan secara lebih cepat dan langsung. "Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden (Prabowo) untuk bagaimana proses birokrasi yang tidak birokratis dan agar guru dapat mendapatkan manfaat langsung dari transfer tunjangan yang ke rekening guru setiap bulan," katanya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya beberapa bulan lalu menjelaskan bahwa pemerintah telah membenahi sistem penyaluran tunjangan guru. Jika sebelumnya dana disalurkan melalui pemerintah daerah dan umumnya diterima guru setiap tiga bulan, kini tunjangan dikirim langsung ke rekening penerima setiap bulan atas instruksi Presiden Prabowo. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi keterlambatan dan penyalahgunaan dana tunjangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga