Polres Bogor bersama Polda Jabar menggelar Tactical Floor Game (TFG) dan Tactical Wall Games (TWG) di area Lingkar Luar Gate VVIP Stadion Pakansari, Senin, 3 Agustus 2026 sore. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran penyelenggaraan Hyundai ASEAN Cup 2026, turnamen sepak bola internasional yang akan berlangsung di Stadion Pakansari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan pengamanan yang dilakukan jauh sebelum pertandingan digelar. Polres Bogor dan Polda Jabar ingin memastikan seluruh aspek, mulai dari transportasi, akses penonton, hingga antisipasi gangguan keamanan, sudah terpetakan dengan baik.
Kegiatan TFG dan TWG dipimpin oleh Karo Ops Polda Jabar Kombes Teddy Suhendyawan Syarif bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto. Dalam simulasi ini, polisi memvisualisasikan pola pengamanan secara presisi melalui peta taktis berukuran besar. Metode ini memungkinkan seluruh unsur pengaman melihat posisi, alur, dan titik rawan secara nyata sebelum pertandingan digelar.
TFG dan TWG merupakan metode simulasi yang digunakan kepolisian untuk menguji rencana pengamanan sebelum diterapkan di lapangan. Dengan menggunakan peta taktis, para perwira dapat melihat langsung kelemahan dan celah yang perlu diperbaiki.
Pemetaan Zonasi Pengamanan di Stadion Pakansari
Seluruh perwira pengendali atau Padal dari tingkat Polres, personel BKO (Bawah Kendali Operasi) Polda Jabar, Brimob, hingga unsur TNI dan instansi daerah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Damkar hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka secara langsung melihat pemetaan zonasi pengamanan yang terbagi menjadi ring 1, ring 2, dan ring 3 di luar kawasan stadion.
Pembagian ring ini menjadi acuan bagi setiap personel dalam menjalankan tugas pengamanan. Secara teknis, ring 1 merupakan area terdekat dengan stadion, ring 2 berada di bagian tengah, dan ring 3 menjadi area terluar. Setiap ring memiliki fungsi pengamanan tersendiri yang disesuaikan dengan tingkat kerawanan.
Kehadiran berbagai instansi dalam simulasi ini menunjukkan bahwa pengamanan tidak hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Koordinasi ini penting karena pada saat pelaksanaan, arus penonton dari berbagai arah akan menuju ke kawasan Pakansari. Kesiapan personel di setiap ring akan menentukan apakah pertandingan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Skenario Taktis dan Rekayasa Lalu Lintas
Dalam pelaksanaan TFG, setiap potensi kerawanan dan dinamika di lapangan dibedah secara mendalam. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto memimpin langsung pemaparan skenario taktis, mulai dari plotting pergerakan 1.097 personel gabungan hingga rekayasa lalu lintas di jalur lingkar Pakansari.
Selain itu, turut dipaparkan pengawalan bus kontingen pemain, pola pemeriksaan pintu masuk penonton, hingga simulasi kontingensi seperti penanganan penumpukan massa atau situasi darurat. Materi-materi tersebut disiapkan agar setiap Dansat dan Padal memahami cara bertindak sesuai standard operating procedure serta garis komando yang harus diambil di lapangan.
Dengan jumlah personel gabungan mencapai 1.097 orang, pengaturan sektor menjadi sangat penting. Melalui TFG, polisi dapat membagi personel ke dalam sektor-sektor pengamanan dengan jelas. Setiap sektor memiliki penanggung jawab yang melapor langsung ke posko pengamanan.
Para Padal yang hadir mendapatkan penjelasan tentang peran masing-masing dalam skenario tersebut. Penjelasan ini menjadi panduan saat pelaksanaan pengamanan agar tidak terjadi tumpang tindih perintah di lapangan.
Dengan simulasi ini, setiap personel diharapkan tidak ragu saat pelaksanaan tugas. Mereka sudah memiliki gambaran tentang langkah yang harus diambil ketika menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk lonjakan pengunjung atau keadaan darurat lainnya. Pendekatan humanis juga menjadi perhatian; petugas di lapangan diharapkan melayani penonton dengan ramah dan tetap waspada terhadap potensi gangguan.
Kapasitas Stadion dan Standar Pengamanan
Penerapan simulasi taktis berbasis TFG ini menjadi langkah preventif yang efektif dalam mengantisipasi antusiasme ribuan penonton yang diprediksi akan memadati Stadion Pakansari. Stadion ini memiliki kapasitas 30.857 tempat duduk, sehingga pengamanan harus dilakukan dengan standar tinggi.
Polres Bogor bersama seluruh stakeholder menyatakan siap memastikan rangkaian pertandingan internasional Hyundai ASEAN Cup 2026 berlangsung dengan standar keamanan tinggi, tertib, lancar, serta humanis. Kegiatan TFG dan TWG diharapkan menjadi bekal bagi seluruh personel dalam menghadapi dinamika di lapangan.



