Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses membawa pulang total hadiah hampir Rp4 miliar setelah meraih gelar juara berturut-turut di Japan Open 2026 dan China Open 2026. Kedua turnamen tersebut masing-masing merupakan ajang BWF World Tour level Super 750 dan Super 1000, sehingga hadiah yang ditawarkan sangat besar.
Rincian Hadiah Japan Open 2026
Gelar juara Japan Open 2026 yang diraih pekan lalu mengganjar Fajar/Fikri dengan hadiah sebesar 70.300 dolar AS atau setara sekitar Rp1,25 miliar. Turnamen yang digelar di Tokyo ini menjadi awal dari rentetan sukses pasangan Indonesia tersebut.
Hadiah Berlipat di China Open 2026
Pada China Open 2026, Fajar/Fikri tampil lebih perkasa dan membawa pulang hadiah juara sebesar 148.000 dolar AS (sekitar Rp2,65 miliar). Nominal tersebut dua kali lipat lebih besar dibandingkan hadiah Japan Open, sejalan dengan status China Open sebagai turnamen Super 1000.
Total Hadiah Fantastis
Jika diakumulasikan, total hadiah yang diperoleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari dua turnamen beruntun ini mencapai 218.300 dolar AS atau hampir Rp4 miliar. Prestasi ini menjadi salah satu pencapaian terbaik bagi ganda putra Indonesia dalam satu bulan penuh turnamen BWF.
Menurut laporan Kompas.com, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras dan strategi yang diterapkan Fajar/Fikri di lapangan. Mereka berhasil mengatasi tekanan dan menunjukkan performa konsisten di level tertinggi bulu tangkis dunia. Dengan tambahan poin peringkat dari dua gelar ini, posisi mereka di ranking BWF dipastikan semakin meroket.
Dampak bagi Dunia Bulu Tangkis Indonesia
Back-to-back juara ini memberikan angin segar bagi sektor ganda putra Indonesia yang persaingannya sangat ketat. Fajar/Fikri menjadi bukti bahwa regenerasi pemain terus berjalan dan mampu bersaing di panggung internasional. Diharapkan prestasi ini bisa memotivasi pasangan ganda putra lainnya untuk terus berprestasi.
Japan Open dan China Open merupakan dua turnamen bergengsi di kalender BWF. Japan Open 2026 berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, sementara China Open 2026 digelar di Olympic Sports Center, Changzhou. Antusiasme penonton di kedua ajang sangat tinggi, menunjukkan popularitas bulu tangkis yang terus berkembang di Asia.



