Anak 23 Tahun di Lahat Mutilasi Ibu Kandung Gara-gara Tak Diberi Uang Judi Online
Sebuah kasus tragis yang mengguncang publik terjadi di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, di mana seorang anak dengan inisial AF (23) dilaporkan memutilasi ibu kandungnya sendiri, perempuan berinisial SA (63). Insiden mengerikan ini diduga kuat dipicu oleh kecanduan judi online atau judol yang diderita oleh pelaku.
Motif Emosi karena Uang Judi Slot
Kasat Reskrim Polres Lahat, Muhammad Ridho Pradani, mengungkapkan bahwa pelaku nekat menghabisi nyawa ibunya karena tidak diberi uang untuk bermain judol. "Motifnya karena pelaku emosi setelah korban tidak memberikan uang yang akan digunakan untuk bermain judi slot," jelas Ridho, sebagaimana dilansir dari Kompas.com pada Rabu (8/4/2026).
Kecanduan judi online yang dialami AF diduga menjadi akar permasalahan, mendorongnya melakukan tindakan keji terhadap orang tua sendiri. Kasus ini menyoroti dampak buruk dari judol yang dapat merusak hubungan keluarga dan bahkan mengarah pada kekerasan ekstrem.
Dampak Sosial dan Peringatan bagi Masyarakat
Insiden di Kabupaten Lahat ini bukan hanya sekadar kasus kriminal biasa, tetapi juga mencerminkan bahaya laten dari kecanduan judi online di kalangan generasi muda. Keluarga dan lingkungan sekitar diharapkan lebih waspada terhadap tanda-tanda kecanduan judol, yang seringkali diawali dengan permintaan uang berulang dan perubahan perilaku drastis.
Polisi terus menyelidiki kasus ini secara mendalam untuk mengungkap semua fakta dan kemungkinan motif lainnya. Masyarakat diimbau untuk tidak terjerumus dalam praktik judi online yang ilegal dan merusak, serta melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.



