KOMPAS.com - Sebuah unggahan di akun media sosial Instagram kembali menyoroti modus penipuan siber yang memanfaatkan Captcha palsu untuk mengelabui pengguna. Melalui modus ini, korban diminta mengikuti serangkaian instruksi yang tampak seperti proses verifikasi keamanan biasa.
Modus Captcha Palsu yang Semakin Canggih
Padahal, perintah tersebut dapat mengunduh malware yang mencuri data sensitif dari perangkat korban. Akun @ale************ pada Senin (14/6/2026) menuliskan bahwa modus ini sebenarnya sudah ramai sejak sekitar dua tahun lalu dan kini semakin canggih.
"Karena itu, jika menemukan Captcha yang meminta menjalankan perintah tertentu, melakukan copy-paste kode, atau langkah lain di luar verifikasi biasa, kemungkinan besar Captcha tersebut palsu dan sebaiknya tidak diikuti," tulis akun tersebut.
Cara Kerja Captcha Palsu
Pelaku biasanya menyisipkan Captcha palsu di situs atau pop-up yang tampak meyakinkan. Korban yang tidak curiga kemudian mengikuti instruksi seperti menekan tombol tertentu atau menyalin kode yang sebenarnya adalah skrip berbahaya.
Setelah itu, malware akan terunduh secara otomatis dan mulai mencuri data pribadi seperti kata sandi, informasi perbankan, atau file penting lainnya.
Tips Menghindari Captcha Palsu
- Periksa URL situs: Pastikan situs yang Anda kunjungi resmi dan aman.
- Jangan pernah menjalankan perintah aneh: Captcha asli hanya meminta centang atau pilih gambar, bukan copy-paste kode.
- Gunakan antivirus dan perbarui perangkat lunak secara berkala.
- Jika ragu, tutup halaman dan laporkan ke pihak berwenang.
Keamanan siber menjadi tanggung jawab bersama. Dengan waspada, kita bisa terhindar dari modus penipuan yang semakin canggih ini.



