KOMPAS.com - Sebuah unggahan foto di media sosial mengklaim bahwa Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membatalkan pemberian bantuan senilai Rp 15 juta kepada seorang warga karena penerima bantuan tersebut mengucapkan kata "capek". Foto yang beredar memperlihatkan Dedi Mulyadi sedang bertemu dengan seorang pria dan seorang wanita berkerudung.
Penelusuran Fakta
Setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang menyertai foto tersebut dinyatakan tidak benar. Foto tersebut dibagikan dalam konteks yang tidak utuh dan telah dipotong dari situasi aslinya. Informasi dalam narasi yang viral perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Narasi yang Beredar
Foto yang diklaim menunjukkan Dedi Mulyadi membatalkan bantuan kepada warga ini pertama kali diunggah oleh beberapa akun Facebook pada Kamis, 18 Juni 2026. Akun-akun tersebut menyebarkan gambar dengan keterangan yang menyesatkan, seolah-olah gubernur bertindak sewenang-wenang hanya karena mendengar kata "capek".
Klarifikasi
Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan bahwa tidak ada kejadian pembatalan bantuan seperti yang digambarkan. Foto yang digunakan merupakan momen pertemuan biasa antara gubernur dan warga, tanpa ada kaitannya dengan pembatalan bantuan. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi dan selalu melakukan pengecekan silang melalui sumber resmi.



