Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai wajar jika Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikawal hingga dua periode. Menurutnya, permintaan itu masuk akal untuk menjaga keberlanjutan dan stabilitas.
Alasan Jokowi Minta Dua Periode
"Wajar Pak Jokowi minta dua periode. Alasannya masuk akal agar ada kelanjutan. Dan dalam pikiran Pak Jokowi, dua periode agar stabil," kata Mardani kepada wartawan, Sabtu (20/6/2026).
PKS menyerahkan keputusan mengenai kelanjutan pemerintahan kepada Prabowo. Termasuk soal siapa yang akan menjadi wakil presiden pada periode berikutnya. "PKS melihat bahwa apakah akan berlanjut dua periode sangat tergantung pak Prabowo. Presidennya Pak Prabowo. Beliau punya hak untuk memilih siapa yang akan dampingi pada periode berikutnya," ujarnya.
PSI Diminta Kawal Prabowo-Gibran
Sebelumnya, Jokowi meminta PSI dan simpatisan untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus.
"Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? Ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6/2026).
Bestari mengungkap pesan saat bertemu dengan ayah Kaesang Pangarep tersebut di Solo, Kamis (18/6) pagi. Jokowi mengingatkan untuk menjaga keharmonisan internal dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang tengah berjalan. "Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi," katanya.



