PPPK RSPAU Halim Ditemukan Tewas Berselimut di Kontrakan Pondok Gede
PPPK RSPAU Halim Tewas di Kontrakan Pondok Gede

PPPK RSPAU Halim Ditemukan Tewas Berselimut di Kontrakan Pondok Gede

Seorang pria ditemukan tewas di dalam sebuah kontrakan di wilayah Pondok Gede, Bekasi. Korban yang berinisial NHW (31) merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma. Peristiwa tragis ini mengguncang lingkungan kerja dan tempat tinggal korban.

Jasad Ditemukan dalam Kondisi Menghitam

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Saat ditemukan, tubuh korban tergeletak telentang di atas kasur dan berselimut, dengan kondisi badan sudah menghitam. Hal ini mengindikasikan bahwa korban telah meninggal selama beberapa hari sebelum jasadnya ditemukan.

"Benar, telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di wilayah Pondok Gede," kata Budi Hermanto kepada wartawan pada Jumat, 6 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan keseriusan insiden yang terjadi di kawasan permukiman padat tersebut.

Rekan Kerja yang Menemukan Jasad

Jasad NHW pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, seorang perempuan berinisial SR, pada Rabu, 4 Februari 2026 pagi. Penemuan ini berawal dari kecurigaan saksi karena korban sudah beberapa hari tidak masuk kerja. Sejak Senin, 2 Februari 2026, korban seharusnya masuk kerja di RSPAU Halim PK. Namun, hingga hari-hari berikutnya, NHW tidak kunjung memberikan kabar dan tidak dapat dihubungi.

Merasa ada yang janggal, SR mendatangi kontrakan korban di Jalan Setia II Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede. Saat tiba, pintu kamar dalam keadaan terkunci. SR kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan. Kamar pun dibuka secara bersama-sama, dan korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Evakuasi dan Pemeriksaan Forensik

Jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum dan autopsi. Pemeriksaan forensik ini bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti kematian NHW. Petugas kepolisian telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan olah TKP secara menyeluruh guna mengungkap fakta-fakta di balik kematian mendadak ini.

Lokasi kejadian, yaitu kontrakan di Pondok Gede, menjadi fokus penyelidikan. Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian, termasuk apakah ada unsur kejahatan atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kondisi kamar dan barang-barang pribadi korban turut diperiksa untuk melengkapi bukti.

Dampak dan Respons Lingkungan

Insiden ini menimbulkan duka mendalam di kalangan rekan kerja korban di RSPAU Halim Perdanakusuma. Sebagai PPPK, NHW dikenal sebagai pekerja yang tekun dan bertanggung jawab. Kematiannya yang tiba-tiba meninggalkan tanda tanya besar bagi keluarga dan kolega.

Masyarakat sekitar kontrakan juga turut berduka dan merasa prihatin dengan kejadian ini. Mereka berharap penyelidikan polisi dapat segera mengungkap penyebab kematian agar keluarga korban mendapatkan kejelasan. Kasus ini mengingatkan pentingnya komunikasi dan kepedulian antarwarga, terutama di lingkungan perumahan padat seperti kontrakan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian NHW masih menunggu hasil visum dan autopsi dari RS Polri Kramat Jati. Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Keluarga korban telah dihubungi dan proses identifikasi resmi telah dilakukan.