Insiden Pagar Rumah Anak Jusuf Kalla Ditabrak Mobil Berakhir Damai dengan Ganti Rugi Rp 25 Juta
Pagar Rumah Anak JK Ditabrak Mobil, Berakhir Damai Rp 25 Juta

Insiden Pagar Rumah Anak Jusuf Kalla Ditabrak Mobil Berakhir Damai dengan Ganti Rugi Rp 25 Juta

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan elit Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari (18/2/2026). Sebuah mobil yang ditumpangi tiga orang menabrak pagar rumah yang dihuni oleh anak mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Kejadian ini berakhir secara damai setelah kedua belah pihak melakukan mediasi dan pelaku setuju membayar ganti rugi sebesar Rp 25 juta.

Kronologi Kecelakaan dan Dugaan Pengemudi Mabuk

Menurut penuturan Alim, penjaga rumah keluarga Jusuf Kalla, mobil tersebut melaju dari arah Kemang dan diduga pengemudinya dalam kondisi tidak sadar penuh. "Ya mungkin kondisi yang mengendarai mobil ini sedang mabuk. Jadi dia menghantam tiang ini, lalu langsung mobilnya masuk ke dalam," ujar Alim kepada awak media di lokasi kejadian. Mobil yang ditumpangi satu perempuan dan dua pria tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada pagar dan kaca bagian depan rumah.

Alim menambahkan bahwa pengemudi mobil adalah seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun. Insiden ini terjadi pada waktu subuh, ketika aktivitas lalu lintas seharusnya masih sepi. Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, dengan pagar yang roboh hingga masuk ke bagian dalam properti.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Mediasi dan Penyelesaian Damai

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah melakukan mediasi pada Kamis (19/2/2026). "Jadi memang kemarin pihak korban sama penabrak sudah ada mediasi. Diwakili untuk korbannya," kata Murodih. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa pelaku akan memperbaiki kerusakan yang terjadi.

"Hasilnya sementara pihak penabrak ingin memperbaiki kerusakan yang ada di sana. Dan untuk uang sementara untuk perbaikan kurang lebih Rp 25 juta," jelas Murodih lebih lanjut. Ketika ditanya apakah nominal tersebut disetujui oleh pelaku, Murodih dengan tegas membenarkan. "Iya," ujarnya singkat.

Perkara Dihentikan karena Kesepakatan Kedua Pihak

Mengenai proses hukum, Murodih menyatakan bahwa perkara ini untuk sementara dihentikan. "Perkara sementara berhenti di situ, karena ada mediasi, mereka pihak korban tidak melapor," tandasnya. Keputusan ini diambil mengingat keluarga korban memilih jalur kekeluargaan dan penyelesaian di luar pengadilan.

Alim juga mengonfirmasi bahwa penabrak telah menyatakan kesediaannya untuk mengganti kerugian. "Kabarnya begitu, tapi masih proses," tutur penjaga rumah tersebut. Meskipun awalnya sempat ramai diberitakan sebagai rumah pribadi Jusuf Kalla, ternyata lokasi kejadian adalah rumah anaknya yang berada di kawasan yang sama.

Insiden ini mengingatkan pentingnya kesadaran berkendara, terutama di jam-jam larut malam hingga dini hari. Penyelesaian secara damai menunjukkan bahwa konflik dapat diatasi melalui komunikasi yang baik antara pihak yang terlibat, meskipun dalam situasi yang cukup menegangkan seperti kecelakaan yang melibatkan properti pribadi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga