Aksi Maling Viral di Cempaka Putih Terekam CCTV, Polisi Lanjutkan Pengejaran
Sebuah insiden pencurian yang terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta, berhasil terekam kamera pengawas atau CCTV. Rekaman tersebut kemudian diunggah oleh pemilik rumah ke akun media sosial pribadinya, yang dalam waktu singkat menjadi viral dan menarik perhatian luas dari netizen.
Detil Kejadian dan Modus Pelaku
Berdasarkan video yang beredar, pelaku mengenakan baju putih dan celana pendek. Ia masuk ke dalam rumah melalui jendela setelah berhasil membobol gembok pagar. Pelaku sempat keluar sejenak untuk mengambil helm, lalu kembali dan memakainya selama beraksi. Setelah itu, ia kabur sambil membawa tas ransel yang diduga berisi barang-barang curian.
Insiden ini terjadi di Jalan Cempaka Putih Timur XIV No 9 pada Kamis, 26 Maret 2026 sekitar pukul 20.37 WIB. Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa rumah dalam kondisi kosong saat itu. Dua orang tak dikenal mendatangi lokasi, dengan salah satunya masuk ke dalam rumah.
Barang-barang yang Hilang dan Respons Polisi
Pencurian baru diketahui pada pukul 21.44 WIB ketika adik ipar pelapor datang dan mendapati kondisi rumah telah dibobol. Setelah mengecek rekaman CCTV, terkonfirmasi aksi pencurian tersebut. Barang-barang yang berhasil digasak pelaku antara lain:
- Laptop merek HP
- Kamera digital Kitbeez KF-4
- Kacamata HSF
- Empat topi New Era warna putih
- Tas Adidas
- Dua ponsel: iPhone X hitam dan iPhone 6 silver
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cempaka Putih pada 29 Maret 2026. Polisi menyatakan bahwa pelaku masih dalam penyelidikan dan sedang diburu. Menariknya, banyak netizen yang mengenali sosok pria dalam video tersebut, menunjukkan bahwa pelaku ternyata sudah terkenal di media sosial.
Implikasi dan Peringatan bagi Masyarakat
Kejadian ini menyoroti pentingnya keamanan rumah, terutama saat dalam keadaan kosong. Viralnya rekaman CCTV di media sosial juga menunjukkan peran platform digital dalam mengungkap kejahatan dan meningkatkan kesadaran publik. Polisi mengimbau warga untuk lebih waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan.
Dengan pelaku yang diduga sudah dikenal di ranah online, kasus ini menjadi contoh bagaimana kejahatan konvensional dapat terhubung dengan dunia digital. Investigasi terus berlanjut untuk menangkap pelaku dan mengembalikan barang-barang korban.



