PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Selasa pagi, 19 Mei 2026. Langkah ini diterapkan di jalur arah Cikampek, tepatnya pada kilometer 23 hingga 28, sejak pukul 07.41 WIB.
Tujuan Pemberlakuan Contraflow
Menurut Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan pemeliharaan jalan yang tengah berlangsung di Ruas Tol Jakarta-Cikampek. Pemberlakuan skema lawan arah bersifat situasional, berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan dan atas dasar diskresi Kepolisian.
Ria menegaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas infrastruktur agar tetap aman, nyaman, dan andal dilintasi pengguna jalan. Selama pekerjaan berlangsung, pihaknya telah menyiapkan petugas pengamanan area kerja serta melakukan koordinasi intensif bersama Kepolisian guna memastikan lalu lintas tetap terkendali.
Evaluasi Berkala dan Imbauan
Pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini terus dievaluasi dan disesuaikan secara berkala sesuai dengan kondisi volume kendaraan di lapangan. Pihak Jasamarga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran serta pengertian para pengguna jalan.
Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, pengguna jalan diharapkan selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Untuk informasi lalu lintas terkini, hubungi pusat panggilan 133 atau gunakan aplikasi Travoy.



