13 Bilah Demung Gamelan Unnes Dicuri di Siang Bolong, Pelaku Terekam CCTV
Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengalami kehilangan aset budaya yang berharga. Sebanyak 13 bilah demung gamelan milik kampus tersebut dicuri dari Laboratorium Seni Musik di Gedung B7, Fakultas Bahasa dan Seni. Kejadian ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @sigid_ariyanto, yang merupakan mahasiswa S2 Unnes sekaligus dalang ternama asal Rembang.
Kronologi Pencurian di Tengah Aktivitas Kampus
Menurut informasi yang dikonfirmasi oleh humas Unnes, Rahmat Petuguran, pencurian terjadi pada Jumat (17/4/2026) siang hari. Pelaku beraksi sekitar pukul 12.20 WIB, saat banyak orang sedang melaksanakan salat Jumat atau beraktivitas di sekitar kampus. Gamelan yang hilang pertama kali diketahui oleh seorang laboran yang bertugas.
"Benar bahwa Unnes kehilangan 13 bilah demung yang tersimpan di Gedung B7, Laboratorium Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni," ungkap Rahmat melalui pesan singkat. Pihak kampus telah mengambil langkah dengan melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pelaku Terekam CCTV dan Diduga Bukan Mahasiswa
Wakil Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, Burhanuddin, menjelaskan bahwa demung tersebut diketahui hilang saat akan digunakan untuk proses pembelajaran. Dari rekaman kamera pengawas, terlihat seorang pelaku memasuki gedung dan mengambil bilah-bilah gamelan.
"Awalnya kan ada perkuliahan, itu mahasiswa dan dosen menemukan alat-alat hilang. Alatnya enggak ada. Ada (demung) yang diambil semua, ada yang diambil sebagian, total 13 bilah yang hilang," kata Burhanuddin. Setelah penemuan kehilangan, dosen pengajar langsung melaporkan kepada Koordinator Prodi dan dilakukan olah TKP.
Burhanuddin menambahkan bahwa suasana perkuliahan saat itu cukup ramai dengan orang berlalu-lalang, sehingga tidak ada yang menyadari keberadaan pelaku. "Orang kan biasalah di situ kan perkuliahan kita kan tidak mengidentifikasi itu orang mana ada. Kita ya tahunya itu mahasiswa saja. Namun setelah kami cek itu bukan mahasiswa ternyata," jelasnya.
Viral di Media Sosial dan Respons Kampus
Kasus ini menjadi perbincangan hangat setelah akun Instagram @sigid_ariyanto mengunggah informasi tersebut. Dalam unggahannya, Sigid Ariyanto menulis: "Ketika semua fokus di auditorium acara pengukuhan Profesor di Auditorium UNNES. Sore ini ada kabar gamelan wilahan 'Demung' gamelan Gambang Semarang milik UNNES hilang, menyusul ISI yogja, ISI solo, UGM."
Pencurian ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan aset budaya di institusi pendidikan. Unnes sendiri telah memastikan bahwa gamelan di gedung lain, seperti di B8, masih dalam kondisi lengkap dan aman. Namun, insiden ini menyoroti perlunya peningkatan pengawasan di area penyimpanan alat-alat berharga.
Pihak kampus kini berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Mereka berharap rekaman CCTV dapat membantu mengidentifikasi pelaku dan mengembalikan bilah-bilah demung yang hilang. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi institusi lain untuk memperketat keamanan terhadap koleksi budaya yang dimiliki.



