Jakarta - Kasus pelecehan seksual di kereta rel listrik (KRL) kembali terjadi. Seorang pria diamankan oleh petugas keamanan di Stasiun Manggarai setelah diduga merekam video seorang penumpang wanita secara diam-diam di dalam KRL.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (4/6/2026) pagi saat KRL dalam kondisi padat. VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia (KCI), Karina Amanda, menjelaskan bahwa insiden bermula sekitar pukul 08.22 WIB. Petugas Pengamanan di atas kereta (PAM Walka) menerima laporan langsung dari korban yang mengaku dilecehkan oleh seorang pria yang diam-diam merekam video dirinya menggunakan ponsel.
Petugas segera melakukan penyisiran di dalam rangkaian Commuter Line No. 1505B relasi Nambo - Jakarta Kota. Pelaku berhasil terdeteksi dan diamankan sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan. Saat kereta masuk di Jalur 10 Stasiun Manggarai, pelaku langsung digelandang dan diserahkan kepada Petugas Keamanan Stasiun Manggarai.
Pengakuan Pelaku
Petugas gabungan yang terdiri dari PKD, BKO Marinir, dan BKO Polri Stasiun Manggarai kemudian membawa pelaku dan korban ke Pos Pengamanan stasiun untuk dimintai keterangan. Hasil interogasi menunjukkan bahwa pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan perekaman video secara ilegal ke area sensitif korban.
Sanksi Blacklist
Meskipun pelaku mengaku bersalah, korban menyatakan tidak bersedia melanjutkan kasus ke ranah hukum pidana dan menyerahkan sanksi kepada pihak stasiun. Sebagai tindakan tegas, KAI Commuter menerapkan sanksi blacklist kepada pelaku, sehingga ia tidak dapat lagi menggunakan Commuter Line.
Karina menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna. KAI Commuter menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan Commuter Line. Pengguna yang mengalami atau melihat tindakan tidak menyenangkan diimbau untuk segera melapor kepada petugas atau berteriak untuk menarik perhatian publik.
KAI Commuter berharap langkah ini dapat memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya saling menjaga di ruang publik. Petugas keamanan akan terus bersiaga untuk merespons cepat setiap laporan yang masuk.



