Bentrok Berdarah Adonara: 3 Tewas, 20 Rumah Dibakar, 7 Luka
Bentrok Adonara: 3 Tewas, 20 Rumah Dibakar, 7 Luka

Bentrok berdarah antara dua kelompok pemuda di Desa Narasaosina dan Desa Waeburak, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT pada Sabtu (18/7) pagi mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, 20 rumah dibakar, dan tujuh warga luka-luka. Kapolres Flores Timur, Adhitya Octorio Putra, menyampaikan data tersebut berdasarkan identifikasi dan pendataan aparat di lapangan pada Sabtu siang.

Tiga Korban Tewas dan Tujuh Luka-luka

Adhitya mengonfirmasi bahwa ketiga korban meninggal seluruhnya laki-laki. Dua korban berasal dari Desa Narasaosina dan satu korban dari Desa Waeburak. Usia korban bervariasi, ada yang 21 tahun dan 60 tahun. Selain korban tewas, empat korban luka-luka harus menjalani perawatan intensif. Dua di antaranya dirujuk ke RSUD Larantuka, termasuk seorang perempuan berusia 63 tahun, dan dua lainnya dirujuk ke Lembata.

"Dari empat korban luka, ada dua yang dirujuk ke Larantuka dan dua dibawa ke Lembata," ujar Adhitya. Selain itu, tiga korban luka ringan telah diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Pratama Adonara. Total korban luka akibat bentrokan ini sebanyak tujuh orang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Polisi Fokus pada Pengamanan dan Penyelidikan

Adhitya menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih fokus melakukan pengamanan di sekitar lokasi bentrokan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Polisi juga masih mendalami dan menyelidiki penyebab bentrokan. Ia mengklaim situasi keamanan di lokasi sudah kondusif, namun ratusan personel polisi dan TNI masih ditempatkan di lokasi.

"Situasi sudah kondusif, tapi personel masih di lokasi (bentrokan) untuk antisipasi susulan," pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga