Akhir Pelarian Buronan AS Pelaku Pelecehan di Bunker Sawangan Depok
Akhir Pelarian Buronan AS di Bunker Sawangan Depok

Berakhir sudah pelarian AW, pria warga negara Amerika Serikat yang menjadi buronan kasus pelecehan seksual. Ia diringkus oleh Direktorat Jenderal Imigrasi di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis, 23 April 2026. AW bersembunyi di dalam bunker yang dibangun di rumahnya.

Pelarian 15 Tahun Berakhir

AW telah menjadi buronan aparat penegak hukum AS selama 15 tahun. Ia kabur ke Indonesia pada tahun 2011 saat akan diproses hukum di negaranya. Selama di Indonesia, ia memalsukan identitasnya agar tidak terdeteksi.

Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkapkan bahwa AW masuk ke Indonesia sejak 2011 untuk menghindari proses hukum atas kasus pelecehan seksual yang dilakukannya di Amerika Serikat. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @ditjen_imigrasi pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penangkapan di Bunker

Petugas Imigrasi membongkar akses bunker di rumah AW di Sawangan. Saat ditangkap, AW keluar dengan mengulurkan kedua tangannya. Dinding bunker tersebut dilapisi lembaran hitam yang berfungsi sebagai peredam suara. Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan efektivitas pengawasan keimigrasian.

"Mengamankan seorang WNA asal Amerika Serikat berinisial AW di sebuah bunker di kediamannya di Sawangan, Depok," kata Hendarsam.

Pelanggaran Keimigrasian

Selain kasus pelecehan, AW juga terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian serius, yaitu penggunaan identitas palsu dan penyalahgunaan dokumen perjalanan. Setelah diperiksa secara intensif, ia dideportasi ke Amerika Serikat dan dikenakan tindakan administratif berupa pendetensian, deportasi, dan penangkalan.

Terungkap Berkat Laporan Korban

Kasus ini terungkap setelah seorang perempuan berinisial NM melapor ke Ditjen Imigrasi. NM mengaku bahwa dirinya dan kedua anaknya menjadi korban pelecehan seksual dan pembatasan kebebasan oleh AW. Imigrasi kemudian memfasilitasi NM dan anak-anaknya untuk pulang ke AS, lalu fokus menangkap AW.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga