Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Melebar, Ancam Infrastruktur Warga
Lubang Raksasa di Aceh Tengah Melebar, Ancam Infrastruktur

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Melebar dan Mengancam Infrastruktur

Sebuah lubang raksasa di Kampung Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus mengalami pelebaran yang menggegerkan warga setempat. Fenomena pergerakan tanah ini telah berlangsung sejak tahun 2011, berdasarkan catatan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh. Meskipun tampak menyerupai, ahli menegaskan bahwa lubang ini bukanlah fenomena sinkhole atau amblesan tanah yang umum terjadi.

Dampak Serius pada Infrastruktur Sekitar

Lubang yang kini mencapai luas lebih dari 30 ribu meter persegi dilaporkan mengancam berbagai infrastruktur di sekitarnya. Dosen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Salahuddin Husein, mengonfirmasi bahwa dampak utama terasa pada jalan dan ladang milik warga. "Dampak yang terkena adalah infrastruktur jalan dan ladang warga," ujarnya dalam keterangan resmi.

Pergerakan tanah yang terus berlanjut ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan lebih parah, terutama mengingat lokasinya yang dekat dengan area permukiman dan lahan pertanian. Warga setempat telah melaporkan gangguan dalam aktivitas sehari-hari akibat kondisi tanah yang tidak stabil.

Bukan Sinkhole, Tapi Fenomena Geologi Unik

Menurut penjelasan dari ahli geologi, fenomena ini berbeda dengan sinkhole yang biasanya terjadi akibat pelarutan batuan kapur atau runtuhnya gua bawah tanah. Proses geologi di balik lubang raksasa di Aceh Tengah ini masih dalam penelitian mendalam, dengan faktor-faktor seperti struktur tanah, aktivitas air bawah permukaan, dan komposisi geologis lokal diduga berperan.

Pemantauan terus dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengantisipasi perluasan lebih lanjut dan mencari solusi mitigasi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang berpotensi berbahaya.