Tiga Pemuda Lempar Petasan ke Angkot di Tangerang, Akhirnya Diamankan Polisi
Tiga Pemuda Lempar Petasan ke Angkot Diamankan Polisi

Tiga Pemuda Lempar Petasan ke Angkot di Tangerang, Akhirnya Diamankan Polisi

Insiden yang mengganggu ketertiban umum terjadi di Tangerang, di mana tiga pemuda nekat melemparkan petasan ke dalam angkutan kota. Aksi ini berlangsung di Jalan Raya Serpong, tepatnya di wilayah Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada hari Minggu, 15 Oktober 2023, sekitar pukul 21.00 WIB, dan berhasil diatasi oleh aparat kepolisian setempat.

Kronologi Kejadian yang Menegangkan

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, ketiga pemuda tersebut diduga sedang dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi nekatnya. Mereka melemparkan petasan ke dalam angkot yang sedang melintas, menyebabkan suara ledakan keras dan kepanikan di antara penumpang. Saksi mata menyebutkan bahwa aksi ini terjadi secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas, sehingga menimbulkan ketakutan dan kekacauan di sekitar lokasi.

Petugas polisi yang sedang berpatroli di area tersebut segera merespons laporan dari warga. Dengan sigap, mereka mengejar dan berhasil menangkap ketiga pelaku dalam waktu singkat. Tidak ada korban luka serius yang dilaporkan dalam insiden ini, namun beberapa penumpang mengalami shock akibat ledakan petasan yang tidak terduga.

Proses Penanganan oleh Aparat Kepolisian

Setelah diamankan, ketiga pemuda dibawa ke Polsek Serpong untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menyita barang bukti berupa sisa-sisa petasan yang digunakan dalam aksi tersebut. Kapolsek Serpong, Kompol Andi Setiawan, menjelaskan bahwa pelaku akan dikenakan pasal terkait penggangguan ketertiban umum dan pelanggaran peraturan daerah tentang penggunaan bahan peledak.

"Kami akan memproses hukum ketiga pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Aksi seperti ini sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan publik," tegas Kompol Andi dalam pernyataannya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan serupa dan selalu mematuhi aturan yang ada demi menjaga keamanan bersama.

Dampak dan Respons Masyarakat

Insiden ini menimbulkan keresahan di kalangan warga, terutama pengguna angkutan umum. Banyak yang mengungkapkan kekhawatiran akan keamanan saat bepergian, terutama pada malam hari. Seorang penumpang yang menjadi saksi, Budi Santoso, mengaku trauma dengan kejadian tersebut. "Saya kaget sekali, tiba-tiba ada ledakan di dalam angkot. Semua penumpang panik dan berteriak," ujarnya.

Pihak operator angkot juga menyatakan akan meningkatkan pengawasan di rute-rute tertentu untuk mencegah kejadian serupa terulang. Mereka berharap kerja sama dengan kepolisian dapat diperkuat guna menjamin kenyamanan dan keamanan penumpang.

Kesimpulan dan Imbauan

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik. Polisi mengingatkan bahwa penggunaan petasan atau bahan peledak lainnya tanpa izin dapat berakibat hukum yang serius. Masyarakat diharapkan untuk melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib agar situasi dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Dengan ditangkapnya ketiga pemuda ini, diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Keamanan dan ketenangan warga tetap menjadi prioritas utama bagi aparat penegak hukum di Tangerang.