Tentara Rusia Terlempar Saat Latihan Tembak, Nyaris Celakai Rekan
Tentara Rusia Terlempar Saat Latihan Tembak

Sebuah video viral menunjukkan momen menegangkan ketika seorang tentara Rusia yang baru direkrut hampir mencelakai rekan-rekannya dan instruktur saat latihan menembak. Insiden ini terjadi karena tentara tersebut tidak mampu menahan hentakan senapan mesin, sehingga tubuhnya terlempar ke udara dengan keras.

Kronologi Insiden Latihan Tembak

Video yang beredar secara online, seperti dilansir news.com.au pada Senin (13/7/2026), memperlihatkan seorang tentara Rusia pemula yang tampak gugup saat bersiap melepaskan tembakan dengan senapan mesin. Senapan yang digunakan adalah jenis YakB-12,7, yang biasanya dipasang di helikopter, namun dalam latihan ini ditempatkan pada dudukan khusus di darat.

Saat tembakan mulai dilancarkan, tentara tersebut tidak mampu mengendalikan recoil senapan. Ia ikut berputar-putar tidak terkendali, dan senapan terus melepaskan tembakan ke segala arah. Akhirnya, tubuh tentara itu terlempar ke udara hingga keluar dari sudut pandang kamera, meninggalkan senapan yang masih menyala tanpa kendali.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Reaksi Rekan dan Instruktur

Ketika insiden terjadi, sejumlah tentara lain di lokasi langsung merunduk untuk menyelamatkan diri. Senapan mesin sempat terus menembak tak terkendali sambil berputar, sebelum akhirnya berhenti namun masih berputar. Seorang tentara yang diduga instruktur kemudian berdiri dan berusaha menghentikan pergerakan senapan. Setelah berhasil, beberapa tentara lain datang memeriksa kondisi rekannya yang terlempar, sementara suara tawa terdengar dalam video.

Konteks Kerugian Militer Rusia

Video ini muncul di tengah meningkatnya jumlah korban jiwa di pihak Rusia dalam konflik Ukraina. Meskipun angka resmi tidak dipublikasikan, sebuah studi oleh Mediazona, media independen Rusia, menemukan bahwa lebih dari 350.000 tentara Rusia tewas di Ukraina sejak perang dimulai pada 2022. Moskow terus berupaya mengisi kembali jajaran militernya dengan berbagai insentif, termasuk keringanan utang dan jalur cepat kewarganegaraan bagi penduduk Transnistria, sebagaimana dilaporkan ABC pada Mei lalu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga