Ratusan HP Curian dari Konser dan Tempat Hiburan Dihimpun Penadah di Bekasi
Ratusan HP Curian Dihimpun Penadah di Bekasi dari Konser-Hiburan

Polsek Kebayoran Baru berhasil mengungkap jaringan penadah ponsel hasil curian yang beroperasi di Bekasi Timur, Jawa Barat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan sedikitnya 225 unit telepon genggam dari berbagai merek, termasuk iPhone 17 Pro Max dan berbagai ponsel Android. Modus operandi para pencuri adalah menyasar tempat-tempat ramai seperti konser musik, pusat hiburan, dan keramaian lainnya.

Pengungkapan Sindikat Penadah Ponsel

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru AKP Andre JR Simamora mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan mendalam terhadap setiap ponsel yang diamankan serta laporan kehilangan dari masyarakat. Hasilnya, ditemukan bahwa sebagian besar korban kehilangan ponsel saat berada di lokasi keramaian.

"Ternyata mereka ini rata-rata melakukan aksinya, untuk pencurinya ini bisa di tempat-tempat keramaian, contoh di tempat hiburan, kemudian ada yang juga di tempat konser, dan juga pusat-pusat keramaian lainnya," kata Andre dalam konferensi pers di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Beragam, Termasuk Istri Pelatih Persija

Andre menambahkan bahwa target korban pencurian ponsel ini sangat beragam. Bahkan, seorang warga negara asing bernama Da Silva Jordao, yang merupakan istri dari Pelatih Persija Jakarta, kehilangan ponselnya dan berhasil ditemukan dari tangan penadah di Bekasi Timur.

"Untuk memang betul tadi kayak yang teman-rekan media sebutkan, ada istrinya dari pelatih Persija ya, memang tadi yang sudah dikembalikan juga itu kalau saya tidak salah 17 Pro Max juga itu sudah dikembalikan," ujarnya.

Tidak Memandang Lokasi Elite

Andre menegaskan bahwa para pencuri tidak memandang apakah lokasi operasi mereka tergolong elite atau tidak. Semakin ramai suasana, semakin mudah mereka beraksi. "Biasanya kalau untuk tempat-tempat keramaian itu yang mungkin lokusnya atau tempat kejadiannya di tempat-tempat keramaian yang seperti ada juga yang di ICE BSD mungkin biasanya ada juga orang-orang yang terkenal ya, kurang lebih seperti itu," imbuh dia.

Imbauan bagi Korban Kehilangan

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan ponsel untuk segera melapor dan mengecek langsung ke Mapolsek Kebayoran Baru. Bagi ponsel iPhone yang masuk dalam mode hilang (lost mode), pemilik dapat memberikan identitas berupa nomor telepon untuk memudahkan proses pengembalian.

"Jadi untuk pengembalian handphone biasanya kita dari penyidik juga, terutama untuk yang iPhone ya. Yang iPhone itu mereka kalau sudah masuk ke lost mode itu mereka sudah bisa memberikan identitasnya, minimal nomor telepon," katanya. "Jadi antara dari kami penyidik yang sudah menghubungi satu per satu, kalau memang belum ada yang menghubungi juga, biasanya pemilik handphone atau korban itu juga menggunakan Find My iPhone-nya," sambungnya.

Tiga Penadah Ditangkap

Polisi telah menangkap tiga orang penadah yang diidentifikasi sebagai MR alias A, MAA alias A, dan J. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 225 unit handphone, mulai dari iPhone 17 Pro Max hingga berbagai merek ponsel Android.

"Total keseluruhan yang berhasil kami amankan itu 225 unit," kata Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugraha Kusuma dalam konferensi pers di Mapolsek Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (8/4).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga