Sejumlah polwan dari Subdit Dalmas Polda Metro Jaya turun memberikan pengamanan dan pelayanan kepada massa aksi di kawasan Silang Monas Selatan. Para polwan negosiator ini memberikan pelayanan humanis sebagai negosiator di tengah kerumunan.
Pendekatan Persuasi dan Komunikasi
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasi Nego Subdit Dalmas PMJ Kompol Sri Ernawati, bersama jajaran Polwan Negosiator. Kehadiran mereka di lapangan merupakan bagian dari upaya Polda Metro Jaya dalam memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, humanis, dan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, personel polwan negosiator melakukan pendekatan persuasif serta membangun komunikasi yang baik dengan peserta aksi. Selain memberikan imbauan kamtibmas, mereka juga memberikan pelayanan secara humanis kepada masyarakat yang berada di lokasi kegiatan.
Pembagian Air Mineral dan Roti
Pada kesempatan itu, polwan negosiator membagikan air mineral dan roti kepada massa aksi. Kegiatan ini disambut positif oleh para peserta aksi yang merasa diperhatikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kehadiran polwan negosiator merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.
Komitmen Polri
"Polri hadir untuk melayani dan mengamankan masyarakat. Dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat, kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional agar kegiatan dapat berjalan aman serta tertib," ujar Budi Hermanto, Kamis (18/6/2026).
Ia menambahkan, seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk menjaga sikap, mengutamakan komunikasi, serta tidak mudah terpancing dalam menghadapi dinamika di lapangan.
"Kami mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan lainnya, dan menyampaikan aspirasi secara damai," tambahnya.
Polda Metro Jaya berharap kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung tertib dan kondusif, dengan tetap menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi. Aksi serupa juga digelar di Patung Kuda oleh massa yang menolak MBG, terpisah dari massa pendukung MBG.



