Mi instan merupakan salah satu makanan praktis yang sangat diminati masyarakat karena kemudahan dalam penyajiannya. Selain itu, mi instan juga kerap menjadi pilihan makanan darurat karena harganya yang terjangkau dan memiliki masa simpan yang panjang.
Pendapat Ahli Gizi tentang Mi Instan
Ahli gizi dari Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Toto Sudargo, mengungkapkan bahwa mi dapat berfungsi sebagai pengganti nasi sebagai sumber karbohidrat. Menurutnya, mi termasuk dalam kelompok sumber karbohidrat bersama dengan beras, kentang, jagung, dan ketela.
“Mi, beras, kentang, jagung, ketela adalah sumber karbohidrat yang dikonsumsi manusia, untuk zat tenaga, karena mudah dibakar dan mudah disimpan juga,” jelas Toto kepada Kompas.com pada Kamis, 18 Juni 2026.
Peran Karbohidrat dalam Tubuh
Karbohidrat merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama. Mi instan, seperti halnya sumber karbohidrat lainnya, dapat memberikan energi yang diperlukan untuk beraktivitas sehari-hari. Namun, konsumsi mi instan tetap perlu diimbangi dengan asupan gizi lain agar tetap sehat.
Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, mi instan tetap menjadi pilihan favorit banyak orang, terutama saat situasi darurat atau ketika waktu terbatas. Meski demikian, penting untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan dan tetap memperhatikan pola makan yang seimbang.



