Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara resmi telah membuka pendaftaran penerimaan anggota Polri untuk tahun anggaran 2026 melalui jalur Bintara Polri. Kesempatan emas ini terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin mengabdi di lembaga penegak hukum tersebut.
Persyaratan dan Kuota Penerimaan
Pendaftaran ini menyasar lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA atau sederajat hingga sarjana (S1). Para calon yang lolos seleksi akan bergabung menjadi anggota Polri dengan pangkat awal Brigadir Polisi Dua (Bripda). Kuota penerimaan Bintara Polri tahun ini telah ditetapkan berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebanyak 5.141 orang.
Komposisi Kuota Berdasarkan Gender
Dari total kuota tersebut, komposisinya terbagi menjadi 4.141 pria dan 1.000 wanita. Hal ini menunjukkan upaya Polri untuk meningkatkan representasi perempuan dalam tubuh kepolisian, sekaligus memberikan peluang yang lebih luas bagi semua kalangan.
Jadwal Pendidikan dan Proses Seleksi
Pendidikan pembentukan bagi para calon Bintara Polri direncanakan akan dimulai pada tanggal 20 Juli 2026. Proses pendidikan ini diperkirakan berlangsung selama lima bulan, di mana para peserta akan menjalani pelatihan intensif untuk mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas kepolisian.
Mekanisme Pendaftaran yang Terdesentralisasi
Sementara itu, proses pendaftaran dan seleksi akan dilaksanakan secara terdesentralisasi oleh seluruh Kepolisian Resor (Polres) dan Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia. Pendekatan ini memudahkan calon pendaftar dari berbagai daerah untuk mengakses informasi dan mengikuti tahapan seleksi tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, Polri berharap dapat merekrut bibit-bibit unggul yang siap berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Para calon diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mematuhi semua prosedur yang telah ditetapkan.
