Polisi Bekasi Tangkap Sejoli yang Tinggalkan Bayi Baru Lahir di Apartemen
Polisi bergerak cepat menelusuri kasus bayi yang ditinggalkan sendirian di salah satu apartemen di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Saat ini, sejoli yang tega meninggalkan bayi yang baru dilahirkan itu sudah diamankan pihak kepolisian. Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Dedi Herdiana mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan akan segera merilis informasi lebih lanjut.
Penangkapan Dilakukan Kurang dari 24 Jam Setelah Temuan
Dedi mengatakan keduanya diamankan dalam kurun kurang dari 24 jam setelah bayi tersebut ditemukan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Keduanya diamankan di dua lokasi berbeda di Jakarta. "Diamankan di Stasiun Angke, Tambora, Jakarta Barat, dan yang satu diamankan di kosan di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat," imbuhnya.
Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kompol Dedi. Saat ini keduanya diamankan di Polsek Bekasi Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut. Belum ada keterangan lebih lanjut mengapa sejoli tersebut membuang bayi itu. Dedi mengatakan pihaknya akan menggelar konferensi pers secepatnya untuk memberikan penjelasan lengkap.
Awal Mula Temuan Bayi yang Menggemparkan
Bayi laki-laki yang baru dilahirkan ditemukan sendirian di dalam unit apartemen di Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan (house keeping) yang sedang melakukan tugas rutin. "Ditemukan oleh petugas kebersihan saat mau membersihkan kamar," kata Dedi.
Pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 09.44 WIB, house keeping memasuki salah satu unit apartemen dan kaget saat mendapati ada bayi di atas kasur. Bayi yang baru lahir dalam kondisi ada darahnya dan masih ada ari-arinya, menunjukkan bahwa kelahiran terjadi tidak lama sebelumnya.
Petugas kebersihan tersebut segera melaporkan temuan bayi ini kepada sekuriti apartemen. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Bekasi Selatan yang langsung bergerak melakukan penyelidikan. Kasus ini menimbulkan keprihatinan publik terhadap tindakan penelantaran anak yang terjadi di tengah masyarakat.