Pria Penganiaya Kakek di Masjid Depok hingga Gigi Copot Ditangkap
Penganiaya Kakek di Masjid Depok Ditangkap

Polisi telah menangkap terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang kakek berinisial MS (74) di Masjid Nurul Amal, Kompleks Pelni, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (10/7/2026) itu mengakibatkan gigi korban copot.

Kronologi Kejadian

Kasus ini bermula saat korban dan pelaku, yang diketahui berinisial IM, bertemu di masjid yang sama pada pukul 05.30 WIB. Keduanya ternyata memiliki perselisihan sebelumnya. Pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban yang menyebutnya 'beraninya dengan kakek-kakek'.

Menurut AKP Hendra, Kasi Humas Polres Metro Depok, pelaku kemudian menantang anak korban untuk berkelahi. 'Terlapor mengatakan kepada korban kalau terlapor tidak terima dikatakan beraninya dengan kakek-kakek. Maka terlapor menyuruh korban supaya memanggil anaknya untuk berkelahi dengan terlapor,' ungkapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pelaku Ditangkap dan Diperiksa

AKP Hendra mengonfirmasi bahwa IM telah diamankan oleh petugas. 'Terduga pelaku sudah diamankan,' katanya pada Senin (13/7/2026). Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Sukmajaya. Sementara itu, korban MS telah membuat laporan polisi terkait penganiayaan yang dialaminya.

Polisi telah memeriksa saksi-saksi dan kasus ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan. 'Kemarin pas sesudah kejadian, korban buat laporan dan sudah Polsek Sukmajaya sudah periksa saksi-saksi. Kasus ini sudah naik tahap penyidikan dan masih dilengkapi berkasnya untuk diserahkan ke jaksa penuntut umum,' jelas AKP Hendra.

Akibat Penganiayaan

Pelaku melakukan aksi kekerasan dengan menanduk kepala korban hingga mengenai wajahnya. 'Sambil terlapor menyeruduk atau menanduk dengan kepalanya ke arah muka pelapor sampai gigi atas pelapor lepas. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bibir,' terang Hendra.

Akibat tindakan tersebut, gigi korban terlepas dan bibirnya memar. Polisi terus mendalami motif dan mengumpulkan bukti untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga