Jakarta - Aksi brutal seorang pelajar di Palmerah, Jakarta Barat, menghebohkan publik. Pelajar tersebut membacok seorang pengendara motor yang ternyata juga seorang pelajar. Peristiwa ini terekam kamera pengawas dan videonya viral di media sosial.
Kronologi Pembacokan
Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (10/6/2026), peristiwa pembacokan itu terjadi di jalan permukiman. Dalam rekaman CCTV, terlihat korban dan pelaku melaju dari arah berlawanan. Korban yang mengendarai sepeda motor sendirian langsung dibacok menggunakan celurit oleh pelaku yang mengenakan topi dan masker. Korban sempat berhenti saat pertama kali dibacok dari depan ketika mereka berpapasan. Pelaku lalu turun dari motor dan kembali membacok korban dua kali. Korban kemudian tancap gas saat pelaku mengejarnya, sementara pelaku langsung kabur setelah menyerang.
Pelaku Ditangkap
Pembacokan ini terjadi di Jalan Palmerah Barat VI, RT 05 RW 15, Jakarta Barat, pada Selasa (9/6) sekitar pukul 13.45 WIB. Kini, pelaku telah ditangkap polisi. “Pelaku sudah ditangkap, kasus ditangani Polsek Palmerah,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wiratama, Rabu (10/6).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Dede Sobari, mengatakan ada dua orang yang ditangkap. Kedua pelaku berstatus pelajar. “Pelaku sudah ditangkap, 2 orang. Satu usia anak, 1 sudah usia dewasa tapi keduanya pelajar,” kata AKP Dede saat dimintai konfirmasi terpisah.
Korban Juga Pelajar
Belakangan diketahui korban pembacokan ini ternyata juga seorang pelajar. Korban berinisial DFR (17) mengalami luka bacok di punggung akibat peristiwa tersebut. “Korbannya juga pelajar, ada luka bacok 7 jahitan di punggung,” kata AKP Wisnu.
Polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada DFR. Korban mengaku tiba-tiba dibacok pelajar lain saat hendak ke sekolah. “Hasil pemeriksaan awal, korban berangkat dari rumah menuju sekolah melewati TKP. Kemudian korban bertemu sejumlah pelajar lain, tiba-tiba diserang pakai celurit,” ucapnya.
Korban batal ke sekolah lalu pulang untuk mendapatkan perawatan medis. Pada hari yang sama, korban membuat laporan di Polsek Palmerah. Laporan itu ditindaklanjuti Opsnal Resmob Satreskrim Polres Jakbar hingga identitas pelaku ditemukan. Polisi kemudian mendatangi rumah pelaku.
Pengakuan Pelaku
“Kedua pelaku mengakui perbuatan bersama 5 orang temannya,” ucap AKP Dede. Sebanyak 7 orang sempat diamankan untuk dimintai keterangan terkait kasus pembacokan tersebut. Polisi masih mendalami kasus ini untuk menentukan status hukum pelaku yang diamankan.
“Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Palmerah. Menyerang korban tanpa alasan yang jelas. Barang bukti celurit, motor untuk boncengan, masker juga disita,” tutupnya.



