Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto memimpin langsung proses evakuasi puing-puing pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY, Sabtu (18/7/2026). Pesawat tersebut dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada 2 Juli 2026, yang juga menewaskan pilotnya, Captain Nicholas F. Goselin.
Evakuasi Dipercepat untuk Pulihkan Akses Udara
"Bersama masyarakat, tokoh adat dan agama, kami bahu-membahu mengevakuasi badan hingga puing-puing pesawat yang hangus terbakar, dari landasan pesawat perintis di Distrik Balinggama Papua Pegunungan," kata Lucky dalam keterangannya. Percepatan evakuasi bertujuan agar jalur transportasi udara yang menjadi akses utama menuju dan dari Balinggama dapat kembali beroperasi.
"Evakuasi dan pembersihan sisa pesawat dipercepat, agar jalur transportasi satu-satunya dari dan ke Balinggama kembali normal, sehingga masyarakat khususnya gereja di seluruh dunia, dapat memberikan pelayanan kembali bagi umat, serta logistik dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat kembali berjalan normal," jelas Lucky. Ia berharap setelah proses pembersihan selesai dan pengamanan dilakukan, penerbangan perintis dapat kembali beroperasi sehingga akses masyarakat ke wilayah Balinggama pulih.
Kronologi Penembakan dan Pembakaran Pesawat
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026). Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa satu pilot dan tujuh penumpang.
"Pesawat dilaporkan mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada pukul 06.46 WIT. Tidak diperoleh informasi terkait kondisi keamanan di area sekitar lapangan terbang tersebut yang menunjukkan adanya situasi keamanan yang tidak kondusif," kata Lukman, Jumat (3/7/2026). Ia menerangkan bahwa sebelum penerbangan, informasi cuaca pada rute dilaporkan baik. Namun, tidak ada penyampaian informasi mengenai situasi keamanan dari Lapangan Terbang Balinggama sebelum pesawat mendarat. "Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus," ujarnya. Lukman mengonfirmasi bahwa pilot Nicholas F. Goselin meninggal dunia, dan dugaan penyebab masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang.
Jenazah Pilot Dievakuasi ke Jayapura
Kepala Penerangan (Kapen) Komando Operasi (Koops) TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, memastikan jenazah pilot telah dievakuasi dan diterbangkan ke Timika, Papua Tengah, menggunakan tiga helikopter. "Tim sudah terbang dari Timika sejak pukul 06.45 WIT dan berharap proses evakuasi berjalan aman dan lancar," kata Letkol Inf Wirya, dikutip dari Antara, Jumat (3/7/2026). Wirya mengatakan pilot berkebangsaan Amerika Serikat itu meninggal karena ditembak anggota KKB. "Rencananya jenazah akan langsung diterbangkan ke Jayapura," ujarnya.
Selain menembak pilot, KKB juga membakar pesawat jenis Pilatus bernomor penerbangan PK-RCY setibanya di lapangan terbang Balinggama. Tujuh penumpang pesawat AMA tujuan Balinggama selamat, yaitu Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso. Dengan pembersihan total puing-puing pesawat dan penempatan pasukan Satgas TNI di lokasi, jalur transportasi udara satu-satunya dari dan ke Balinggama diharapkan segera dapat diakses kembali oleh penerbangan perintis dan aman digunakan masyarakat.



