Mahasiswa Ricuh, Gedung dan 6 Kendaraan di USK Aceh Terbakar
Mahasiswa Ricuh, Gedung dan 6 Kendaraan di USK Terbakar

Banda Aceh - Kerusuhan antara mahasiswa dari dua fakultas di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan Gedung Laboratorium Fakultas Pertanian pada Kamis (21/5/2026) dini hari. Api mulai terlihat sekitar pukul 04.40 WIB dan membesar dengan cepat, menghanguskan fasilitas di dalam gedung serta merusak sejumlah bangunan di sekitarnya.

Enam Kendaraan Ikut Terbakar

Selain gedung laboratorium, empat sepeda motor dan dua mobil juga ikut menjadi korban amukan api. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh segera dikerahkan setelah menerima laporan dari warga. Upaya pemadaman berlangsung sekitar satu jam, dan api berhasil dipadamkan pada pukul 06.00 WIB.

"Jam 6 api sudah dapat dipadamkan," ujar Yudi, Inspektur Muda Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, saat dikonfirmasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rektor USK Minta Investigasi

Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani, menyatakan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan menunggu hasil investigasi terkait kerusuhan tersebut. "Kami telah berkoordinasi dan sedang menunggu hasil investigasi pihak berwajib terkait kerusuhan yang terjadi antar kelompok mahasiswa di lingkungan kampus USK," kata Mirza dalam keterangan resminya.

Ia juga mengimbau para dosen untuk terus membimbing mahasiswa agar tetap bersikap bijak, menjaga etika akademik, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu keresahan. "Kami memberi apresiasi atas segala atensi dan kepedulian seluruh sivitas akademika terhadap kampus kita tercinta, jantung hati milik Rakyat Aceh ini. Mari bersama-sama menjaga suasana kampus agar tetap aman, kondusif, dan terkendali. Sehingga proses belajar-mengajar tetap berlangsung seperti biasa," jelasnya.

Langkah Pengamanan Diperketat

Pihak universitas telah berkoordinasi dengan pimpinan fakultas, keamanan kampus, dan aparat untuk meningkatkan pengamanan di lingkungan kampus. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan memitigasi potensi gangguan keamanan di masa mendatang. "Terima kasih atas kerjasama dan kepedulian semua pihak yang telah berkomitmen menjaga nilai-nilai ukhuwah, termasuk keamanan dan ketertiban kampus USK," ujar Mirza.

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi sivitas akademika USK. Diharapkan investigasi dapat segera rampung dan pelaku kerusuhan dapat ditindak sesuai hukum. Kampus bertekad untuk kembali menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh mahasiswa dan staf.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga