Sejumlah kuli bangunan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang sedang dalam pengaruh minuman keras di wilayah Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa nahas itu terjadi saat para korban hendak pulang setelah membeli makanan.
Kronologi Pengeroyokan
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan bahwa insiden bermula ketika para kuli bangunan selesai membeli nasi goreng dan melintas di lokasi kejadian. Sekelompok pemuda yang sedang berpesta minuman keras tiba-tiba menegur mereka. "Ditegur yang dua orang itu karena naik motor kan, mabuk tuh anak itu," ujar Edison pada Rabu, 27 Mei 2026.
Setelah teguran, pemuda mabuk tersebut melemparkan botol ke arah para kuli bangunan. Situasi semakin memanas hingga terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan warga sekitar justru mengamankan dua orang kuli bangunan yang menjadi korban pengeroyokan. "Iya (yang diamankan) itu korban pengeroyokan anak-anak itu yang kuli bangunan habis beli nasi goreng, dicegat oleh anak-anak mabuk," tambahnya.
Proses Hukum
Kedua korban kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diamankan dan dimintai keterangan. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan mediasi antara para korban dan pelaku. "Sedang proses mediasi," pungkas Kompol Edison. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya konsumsi minuman keras di kalangan pemuda yang dapat memicu tindak kekerasan. Warga diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan kejadian serupa kepada aparat setempat.



