Korlantas Evaluasi PNBP 2025, Perkuat Polantas Menyapa dan Digitalisasi Layanan
Korlantas Evaluasi PNBP 2025, Perkuat Polantas Menyapa

Korlantas Polri Gelar Evaluasi PNBP 2025, Fokus pada Peningkatan Pelayanan Publik

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo, memimpin rapat analisis dan evaluasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditlantas jajaran Tahun Anggaran 2025. Rapat strategis ini berlangsung di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, pada Senin (9/2), dengan dihadiri para Kasubdit Regident yang mewakili Polda jajaran.

Evaluasi menyeluruh ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan PNBP berjalan secara transparan, akuntabel, dan sejalan dengan peningkatan mutu pelayanan publik kepada masyarakat. Brigjen Pol Wibowo menegaskan bahwa PNBP tidak hanya sekadar tentang angka penerimaan negara, tetapi harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Penguatan Program Polantas Menyapa sebagai Instrumen Humanis

Dalam arahannya, Brigjen Pol Wibowo menekankan pentingnya memperkuat program Polantas Menyapa sebagai instrumen pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan humanis. Program ini diharapkan mampu membangun komunikasi dua arah antara Polantas dan masyarakat, sekaligus memberikan kepastian hukum dalam setiap layanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

"PNBP bukan semata soal angka penerimaan negara, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di sinilah peran Polantas Menyapa, hadir memberi solusi, kepastian, dan kepercayaan," ujar Brigjen Pol Wibowo dalam keterangan yang diterima pada Rabu (11/2).

Komitmen Digitalisasi Layanan Regident 2026 untuk Efisiensi

Lebih lanjut, Dirregident menegaskan bahwa pada tahun 2026, Korlantas Polri berkomitmen untuk meningkatkan PNBP melalui berbagai inovasi digitalisasi layanan Regident. Transformasi digital akan terus diperkuat melalui pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi, integrasi data nasional, serta penyederhanaan proses layanan.

Langkah ini bertujuan menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. "Digitalisasi adalah kunci. Dengan sistem yang semakin modern dan terintegrasi, kita tidak hanya meningkatkan PNBP secara sehat, tetapi juga memastikan pelayanan publik semakin efisien, bersih, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," tegas Brigjen Pol Wibowo.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen Korlantas Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berkelanjutan. Hal ini selaras dengan semangat Polri Presisi dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi digital yang terus berkembang.