Komplotan Curanmor Bersenpi Sasar Kosan di Duren Sawit, Satpam Dikejar
Komplotan Curanmor Bersenpi Sasar Kosan di Duren Sawit

Polisi terus memburu komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) yang bersenjata api di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Aksi para pelaku yang menyasar sebuah rumah indekos itu sempat dipergoki oleh petugas keamanan, yang kemudian berujung pada kejar-kejaran dan tembakan peringatan.

Penyelidikan Intensif Dilakukan

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, mengonfirmasi bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap komplotan tersebut. "Kami masih memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah kami," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/5/2026).

Ia menambahkan bahwa korban telah melaporkan kejadian ini ke polisi dan kasusnya kini dalam tahap penyelidikan intensif. "Korban sudah buat laporan polisi dan sudah ditindaklanjuti. Masih dilakukan langkah penyelidikan maksimal," jelas Sutikno. Identitas pelaku dan perkembangan kasus belum dapat diungkap karena proses masih berlangsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rekaman CCTV Viral

Peristiwa curanmor ini viral setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) diunggah ke media sosial. Dalam video yang beredar, tampak para pelaku beraksi di sebuah rumah indekos pada Sabtu (9/5) siang. Sepeda motor yang dicuri diketahui milik salah satu penghuni indekos.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah tiga orang dan datang dengan satu sepeda motor. Satu orang pelaku masuk secara diam-diam ke area parkir untuk membobol motor korban. Sementara itu, seorang pelaku lainnya berjaga di dekat pos keamanan, dan satu orang lagi tetap di atas motor untuk memantau situasi sekitar.

Kejar-kejaran dengan Satpam

Aksi mereka nyaris gagal setelah petugas keamanan indekos, Kevin Gabriel Sihombing, memergoki gerak-gerik mencurigakan melalui CCTV. Kevin mengaku melihat dua orang memasuki area indekos dengan gerakan yang mencurigakan.

"Awalnya, saya lihat dari CCTV tuh ada dua orang masuk. Nah, satu tuh nunduk dari bawah pos, terus masuk ke parkiran. Saya langsung bangun ngelihat ke arah jendela, nanya yang nunggu di tiang listrik tuh, 'Ngapain Bang? Mau ngapain Bang? Mau ngapain lu?'," kata Kevin.

Menurutnya, pelaku di area parkir berhasil membobol sepeda motor dalam waktu singkat. Saat hendak membawa kabur motor, Kevin berusaha menggagalkan dengan menutup portal keluar. Namun, situasi berubah tegang ketika salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah Kevin.

"Tiba-tiba, temennya ini dari parkiran tuh langsung ngambil motor, langsung ngebut. Temen yang satu lagi, yang megang beceng langsung nodong saya sambil bilang, 'Diem kamu, diem kamu!'," ujar Kevin.

Kevin pun menarik rekannya menjauh karena khawatir pelaku nekat menembak. Setelah para pelaku kabur, mereka sempat melakukan pengejaran. "Sempat saya tarik temen saya, karena takut juga, ya, kena tembak. Nah, setelah saya tarik, saya buka lagi pintu, baru kita kejar. Pas kita kejar, baru dia buang tembakan ke atas sekali. Itu kayaknya juga dikejar sama ojek online," ungkap Kevin.

Diduga Sudah Pernah Memantau

Kevin menduga komplotan tersebut sebelumnya pernah memantau lokasi indekos yang sama. Ia mengaku pernah melihat orang-orang dengan ciri serupa pada awal Maret lalu. "Kalau saya lihat, sih, kayaknya udah pernah ke sini. Waktu itu, tanggal 1 Maret kayaknya, saya pernah ngelihat mereka masuk, tapi saya keluarin tangan saya, mereka tuh langsung kabur lagi," jelas Kevin.

Polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan sistem keamanan di lingkungan tempat tinggal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga