Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, pada Minggu (19/7) malam. Tumpukan sampah di lokasi terbakar hebat sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas gabungan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kronologi Kebakaran dan Dugaan Penyebab
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya M Rokhim mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 18.49 WIB dari seorang warga bernama Ferdi. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Pakal langsung diberangkatkan satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pukul 18.56 WIB. "Lumayan besar, lumayan besar. Tapi ini sudah proses, sudah mulai berkurang," kata Rokhim saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Rokhim menyebut penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun ia menduga api berasal dari kebakaran alang-alang atau semak-semak di lahan kosong di samping Stadion Gelora Bung Tomo yang terjadi usai laga sepak bola antara Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang. "Kami enggak tahu ya, tapi tadi itu ada sepak bola, terus ada kebakaran alang-alang yang di sampingnya stadion. Nah, ini mungkin bisa jadi akibat itu atau apa pastinya belum diketahui," ujarnya.
Flare Suporter Diduga Pemicu Awal
Rokhim menjelaskan kebakaran alang-alang tersebut diduga dipicu flare atau suar yang dinyalakan penonton usai pertandingan. Flare itu diduga membakar area alang-alang di sekitar stadion yang jaraknya cukup jauh dari lokasi TPA. "Teman-teman juga jaga di sana tadi setelah jaga itu ada laporan kebakaran di alang-alang sampingnya itu. Itu kena flare infonya. Yang alang-alang, tapi. Bukan di TPA-nya," katanya.
Ia menambahkan, api yang mulanya membakar area alang-alang tersebut diduga menyebar ke arah TPA Benowo akibat tiupan angin. Namun, dia menegaskan hal tersebut masih berupa dugaan sementara. "Lah ini yang belum diketahui. Bisa jadi, mungkin kalau alang-alang kan bisa terbang karena kena angin kan. Bisa jadi seperti itu, masih kemungkinan-kemungkinan seperti itu. Kalau info pastinya kami enggak tahu," ujarnya.
Proses Pemadaman dan Luas Area Terbakar
Berdasarkan laporan resmi DPKP Kota Surabaya, api pokok berhasil dipadamkan pukul 21.05 WIB, sementara proses pembasahan rampung dan lokasi dinyatakan kondusif pada pukul 23.58 WIB. Delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri dari dua unit dari Pos Pakal, satu unit dari Pos TOW, dua unit dari Rayon 5 Margomulyo, satu unit dari Rayon 2 Tambak Rejo, satu unit dari Pos Lakarsantri, dan satu unit dari Rayon 3 Rungkut.
Petugas juga mendapat bantuan 15 unit tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya serta tujuh unit alat berat jenis bego. Area TPA Benowo secara keseluruhan memiliki luas sekitar 10 hektare, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 900 meter di Blok 1B. Penanganan kebakaran ini melibatkan sejumlah pihak, yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, DLH Kota Surabaya, dan Posko Terpadu Barat.
Profil TPA Benowo
TPA Benowo yang berlokasi di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, tersebut merupakan tempat pembuangan akhir sampah terbesar di Kota Surabaya dengan luas lahan mencapai sekitar 37 hektare. TPA yang telah beroperasi sejak tahun 2001 ini menampung sampah dari Kota Surabaya dan sekitarnya dengan kapasitas mencapai sekitar 1.500 ton per hari. Selain berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir, lokasi ini juga dikenal memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang diresmikan pada 2021 dan menjadi yang pertama serta terbesar di Indonesia.



