722 Personel Gabungan Amankan Perayaan Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng
722 Personel Amankan Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng

722 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Perayaan Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng

Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 722 personel gabungan untuk mengawal Perayaan Imlek Nasional 2026 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/2/2026). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan ini akan dilaksanakan hingga seluruh rangkaian acara selesai dengan cermat.

Komposisi Personel Pengamanan yang Terlibat

Dari total 722 personel tersebut, 401 di antaranya berasal dari Polda Metro Jaya. Sementara itu, 125 personel merupakan unsur TNI, dan sisanya terdiri dari 40 personel Satpol PP serta dinas-dinas terkait. Dinas Perhubungan menyiapkan 20 personel, Dinas Pemadam Kebakaran menerjunkan 21 personel, dan Dinas Kesehatan mengerahkan 15 personel untuk mendukung kesiapan darurat.

Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan selama acara berlangsung. "Selalu update informasi terkait arus lalu lintas yang situasional, perhatikan barang bawaan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center 100.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rencana Kirab dan Pengaturan Lalu Lintas

Polisi siap mengamankan puncak perayaan Imlek Nasional yang dijadwalkan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden RI. Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa sebanyak 150 personel disiagakan khusus untuk pengaturan arus lalu lintas, mengingat akan digelar kirab peserta Imlek Nasional.

Rute kirab dimulai dari depan Gereja Katedral, menuju Tugu Adipura, lalu belok kanan ke arah Gedung Kementerian. Dari sana, rombongan bergerak ke Kantor Pos, kemudian menuju Jalan Lapangan Banteng Utara, dan akhirnya belok kiri masuk ke pintu Lapangan Banteng Barat. Pengawalan kirab ini menjadi salah satu fokus utama dalam operasi pengamanan.

Penutupan Jalan yang Bersifat Situasional

Penutupan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional, di mana polisi hanya menghentikan kendaraan saat kirab melintas di titik-titik tertentu. "Penutupan arus lalu lintas hanya dilakukan mungkin pada saat adanya rangkaian kirap," jelas Robby Hefados. Jika terjadi kepadatan, polisi akan mengalihkan arus sementara, dan jalan akan dibuka kembali setelah rombongan lewat.

Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan Perayaan Imlek Nasional 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta serta masyarakat yang hadir.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga