Pilu Wanita di Bekasi Disekap dan Dianiaya Pacar karena Cemburu Buta
Wanita di Bekasi Disekap Pacar karena Cemburu Buta

Seorang wanita berinisial TS di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh pacarnya sendiri, berinisial S. Peristiwa ini terungkap setelah video korban yang lebam di sekujur tubuhnya viral di media sosial. Kasus ini mulai diketahui publik pada Rabu, 8 Juli 2026.

Polisi Bergerak Cepat

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengonfirmasi bahwa korban dan pelaku adalah pasangan kekasih. "Hubungan antara keduanya adalah pacaran. Sedang kami dalami terkait penyekapannya," ujar Jerico saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/7). Polisi kemudian bergerak cepat menyelidiki kasus ini dan menangkap seorang pelaku lain berinisial HSLT.

"Untuk pelaku ada 2 orang, 1 orang sudah kita amankan," kata Jerico, Kamis (16/7). HSLT diketahui merupakan karyawan dari tersangka utama S. "Dia karyawannya si S. Cuma ada keterkaitan atau tidak kita masih menunggu pelaku utamanya tertangkap dulu," imbuhnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Motif Cemburu Buta

AKBP Jerico mengungkapkan dugaan sementara motif penganiayaan dan penyekapan adalah cemburu. Pelaku menuduh korban memiliki hubungan dengan pria lain. "Motifnya itu karena cemburu. Jadi si pacarnya ini menuduh ceweknya ini, maksudnya ada dengan orang lain," kata Jerico. "Jadi cemburu pacarnya ini, diduga sama dia kalau pacarnya ini bukan cuma sama dia saja," sambungnya.

Korban Dianiaya Berulang Kali

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan berulang kali sejak 29 Juni 2026 hingga 8 Juli 2026. "Pada 29 Juni 2026, korban dan terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026 yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan tangan," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu (15/7).

Korban Kabur Lewat Jendela

Budi Hermanto menjelaskan, korban baru bisa bebas dari penyekapan saat pacarnya pergi ke luar. Korban kemudian melapor kepada pihak kepolisian. "Ketika terlapor meninggalkan tempat tinggal, korban keluar melalui jendela dan melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Metro Bekasi," ujarnya.

Pacar Korban Masih Diburu

Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka utama S, yang merupakan kekasih korban. "Iya benar (pacar korban), itu pelaku utamanya yang masih kita kejar," kata Jerico. Kasus ini mengingatkan netizen pada kasus Taufik Hidayat yang menganiaya dan menyekap pacarnya selama bertahun-tahun. Polisi terus mendalami kasus ini dan mengejar pelaku utama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga