TKW Bojonegoro Robohkan Rumah Hasil Kerja di Hong Kong Gegara Suami Selingkuh
TKW Bojonegoro Robohkan Rumah Gegara Suami Selingkuh

Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, nekat merobohkan rumah yang dibangun dari hasil jerih payahnya bekerja di Hong Kong. Tindakan ekstrem ini dipicu oleh perselingkuhan suaminya dengan perempuan lain. Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/7/2026) tersebut mengundang perhatian warga setempat.

Proses Pembongkaran Rumah

Sebuah ekskavator dikerahkan untuk meratakan bangunan berukuran 9x11 meter. Proses pembongkaran dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Sebelum alat berat bekerja, warga bersama pekerja mengeluarkan seluruh perabot dari dalam rumah. Setelah rumah kosong, ekskavator mulai menghancurkan bangunan. Dalam hitungan menit, rumah yang sebelumnya berdiri kokoh itu rata dengan tanah. Warga pun berkerumun menyaksikan peristiwa tersebut.

Latar Belakang Konflik Rumah Tangga

Kapolsek Kedungadem AKP Suiswanto membenarkan adanya pembongkaran rumah tersebut. Menurutnya, pembongkaran dilakukan akibat persoalan rumah tangga pasangan suami istri yang menikah pada 2019. Istri berinisial NK (48), warga Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, bekerja sebagai pekerja migran Indonesia di Hong Kong sejak menikah. Selama bekerja, ia rutin mengirimkan uang kepada suaminya, P (35), warga Desa Tlogoagung, yang digunakan untuk membangun rumah tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemicu Perselingkuhan

Konflik rumah tangga pasangan ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan suami dengan perempuan lain. "Awal mula permasalahan bahwa diduga sdr. P telah menjalin hubungan asmara dengan perempuan lain," beber Suiswanto. Informasi ini diterima kepolisian dari pihak terkait. Akibatnya, NK yang merasa dikhianati memilih merobohkan rumah yang menjadi simbol perjuangannya selama bertahun-tahun.

Dampak dan Reaksi Warga

Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga. Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut, namun sebagian memahami kekecewaan mendalam yang dirasakan NK. Polisi memastikan tidak ada gangguan keamanan selama proses pembongkaran. Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi dan kepercayaan dalam rumah tangga, terutama bagi pasangan yang terpisah jarak akibat pekerjaan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga