Suami di Jakbar Bunuh Istri Siri karena Cekcok Narkoba, Terungkap dari Anak
Suami di Jakbar Bunuh Istri Siri gegara Narkoba, Terungkap dari Anak

Seorang wanita berinisial R (40) tewas dibunuh oleh suami sirinya, ES (30), di rumah mereka di Jalan Padamulya VIII, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (19/6/2026). Pembunuhan tersebut dipicu oleh pertengkaran rumah tangga akibat pelaku menggunakan narkoba.

Motif Pembunuhan: Cekcok karena Narkoba

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, mengungkapkan bahwa keributan rumah tangga antara korban dan pelaku terjadi karena ES menggunakan narkoba. "Ributnya itu pertengkaran rumah tangga, karena pelaku ini menggunakan narkoba. Jadi mereka ribut," kata AKP Wisnu pada Selasa (23/6/2026).

Menurut polisi, ES merupakan pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan ini. Beredar kabar bahwa korban tewas akibat dicekik oleh pelaku, namun polisi masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri untuk memastikan penyebab utama kematian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyidikan dan Barang Bukti

"Kita masih menunggu hasil autopsi dari RS Polri, tapi ditemukan bukti kekerasan pada fisik korban," jelas AKP Wisnu. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sehelai kain seprai berwarna merah muda yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

ES telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Minggu (21/6). Jasad korban telah dikembalikan kepada keluarga pada Sabtu (20/6) setelah divisum di RS Polri Kramat Jati.

Ancaman Hukum dan Pasal yang Dikenakan

Pelaku dijerat dengan Pasal 466 ayat 3 KUHP juncto Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT). "Ancaman hukumannya kalau Pasal 466 ayat 4 KUHP itu 7 tahun, kalau PKDRT itu 15 tahun penjara," jelas AKP Wisnu.

Terungkap dari Celetukan Anak

Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, menceritakan bahwa kasus ini terungkap berkat informasi dari warga setelah anak korban menceritakan kepada tetangga bahwa ibunya dicekik oleh ayahnya. Warga bersama Ketua RT segera melapor ke polisi.

"Petugas tiba di lokasi menemukan korban dan langsung mengamankan TKP agar status quo dan dilanjutkan olah TKP," kata AKP Wahyu, Senin (22/6). Dari keterangan tetangga dan keluarga, diketahui bahwa pelaku dan korban kerap terlibat pertengkaran rumah tangga, bahkan pada malam sebelum kejadian mereka sempat cekcok.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga