Detik-Detik Tragis: Pria Loncat dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Sita Rekaman CCTV
Pria Loncat dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Sita CCTV

Detik-Detik Tragis: Pria Loncat dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Sita Rekaman CCTV

Berita metro sepekan mengungkapkan bahwa polisi telah menyita sejumlah rekaman Closed Circuit Television (CCTV) untuk menginvestigasi penyebab meninggalnya seorang pria berinisial AY (31), warga Kota Bekasi. Korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di area Pondok Indah Mall 2 (PIM 2) pada hari Minggu, tanggal 8 Maret 2026.

Kronologi Kejadian yang Terekam Kamera

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, memberikan penjelasan rinci mengenai insiden tersebut. Menurut keterangannya, korban terlihat berjalan sendirian di dalam mall sebelum akhirnya melakukan aksi melompat ke lantai dasar. "Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi," tegas Budi Hermanto.

Dalam rekaman visual yang berhasil diamankan, korban tampak berada di lantai tiga pusat perbelanjaan tersebut. Ia kemudian berjalan menuju pagar pembatas yang memisahkan area berjalan dengan void. Tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, pria tersebut langsung meloncat ke bawah. Peristiwa tragis ini terjadi tepat pada pukul 13.03 WIB.

Pernyataan Saksi dan Investigasi Polisi

Keterangan dari rekaman CCTV diperkuat oleh kesaksian beberapa orang yang berada di lokasi kejadian, termasuk sejumlah karyawan toko yang beraktivitas di lantai tiga. "Petugas dari Polsek Kebayoran Baru sedang melakukan pendalaman mendalam terkait kronologi dan penyebab kejadian dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan CCTV," jelas Budi Hermanto dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Senin, 9 Maret 2026.

Polisi menyatakan bahwa korban adalah seorang laki-laki berinisial AY (31) yang berdomisili di Kota Bekasi. Identitas lengkapnya masih dalam proses konfirmasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penyitaan rekaman CCTV dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut, apakah disebabkan oleh tekanan psikologis, masalah pribadi, atau faktor lainnya.

Dukungan untuk yang Berjuang dengan Masalah Mental

Insiden ini mengingatkan pentingnya kesadaran akan kesehatan mental. Bunuh diri bukanlah jawaban dari segala permasalahan hidup yang menghimpit. Bagi Anda, teman, saudara, atau keluarga yang sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi, atau merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan untuk segera menghubungi tenaga profesional.

Beberapa saluran bantuan yang dapat diakses meliputi:

  • Dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas atau Rumah Sakit)
  • Call Center 24 jam Halo Kemenkes di nomor 1500-567
  • Aplikasi Sahabatku yang dapat diunduh melalui platform digital
  • Pesan singkat ke 081281562620 atau surel ke kontak@kemkes.go.id

Dengan adanya dukungan yang tepat, diharapkan dapat mencegah terjadinya tragedi serupa di masa depan. Investigasi polisi terhadap kasus ini masih terus berlanjut untuk memberikan kejelasan kepada keluarga korban dan masyarakat luas.