Tari Kandangan dan Pencak Silat Meriahkan SITEV 2026 di Aljazair
Tari Kandangan dan Pencak Silat Meriahkan SITEV 2026

Indonesia turut berpartisipasi dalam gelaran internasional Salon International du Tourisme et des Voyages (SITEV) ke-25 yang diselenggarakan di Palais des Expositions (SAFEX), Kota Aljir, Aljazair. Acara tahunan ini menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya Indonesia di kancah global.

Pertunjukan Seni dan Budaya Indonesia

Pada Selasa, 19 Mei 2026, detikcom berkesempatan mengunjungi booth Indonesia yang dikelola oleh KBRI Alger. Beragam pertunjukan seni panggung ditampilkan untuk menarik minat peserta dan pengunjung. Tari Kandagan, salah satu tarian tradisional Sunda, dibawakan dengan apik oleh Freya Aanisah Syafri, seorang pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Aljazair. Selain itu, seni bela diri Pencak Silat juga dipertunjukkan oleh empat pesilat muda berbakat asal Aljazair.

Booth Indonesia yang Menawan

Booth Indonesia terletak strategis di tengah area pameran. Replika Rumah Gadang, rumah adat Minangkabau dari Sumatera Barat, menjadi daya tarik utama yang membedakan booth Indonesia dari peserta lain. Ornamen kebudayaan lainnya, seperti gapura khas Bali dan batik yang dipajang di sekeliling booth, semakin memperkaya tampilan. Booth ini dibuat oleh tim dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Aljazair. Banyak pengunjung yang antusias melihat dan mempelajari berbagai kebudayaan Indonesia yang ditampilkan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Respons Positif Pengunjung

Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) KBRI Aljazair, Muhammad Syafri, menyatakan bahwa respons pengunjung terhadap booth Indonesia sangat baik. Banyak dari mereka yang bertanya tentang destinasi wisata Indonesia, khususnya Bali. Syafri berharap melalui partisipasi dalam SITEV, masyarakat dari berbagai negara dapat lebih mengenal Indonesia, sehingga pariwisata Indonesia semakin berkembang.

“Harapan kami, ke depannya kami bisa terus meningkatkan promosi Indonesia di sini. Hubungan Indonesia dengan Aljazair sudah cukup baik, dan hubungan sejarah kita cukup dekat,” ujar Syafri saat ditemui pada Senin, 18 Mei 2026.

Tentang SITEV

Berdasarkan informasi dari website Kedutaan Aljazair, SITEV merupakan pertemuan ekonomi tahunan yang mempertemukan para pemangku kepentingan pariwisata tingkat nasional, regional, dan internasional. Acara ini menyediakan platform pertukaran bagi instansi, institusi, profesional, dan pakar untuk berbagi pengalaman, keahlian, teknik modern, serta mempromosikan layanan komersial pariwisata.

detikcom bersama puluhan jurnalis dari berbagai negara menghadiri SITEV sebagai undangan dari Ministry of Tourism and Handicrafts of Algeria. Sebelum acara, para jurnalis diajak menjelajahi destinasi wisata di lima kota di Aljazair, yaitu Kota Aljir, Oran, Tlemcen, Annaba, dan Tipaza.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga