Polisi Bekasi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Pria Usai Salat Subuh
Polisi Bekasi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras

Polisi Bekasi Berhasil Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Pria di Tambun Selatan

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengonfirmasi bahwa pelaku penyiraman air keras terhadap seorang pria di Kabupaten Bekasi telah berhasil ditangkap. Penangkapan dilakukan pada Kamis pagi, 2 April 2026, menyusul kejadian yang viral di media sosial.

Konferensi Pers Akan Digelar untuk Ungkap Detail Kasus

"Pelaku sudah ditangkap tadi pagi," tegas Kombes Sumarni dalam pernyataannya. Dia menambahkan bahwa polisi akan menggelar konferensi pers pada Jumat, 3 April 2026, untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai pengungkapan kasus ini. "Besok dijelaskan di press conference," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pria berinisial T menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Perumahan Bumisani Permai, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi. Insiden terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 04.51 WIB, saat korban baru pulang dari masjid usai melaksanakan salat Subuh.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rekaman CCTV Viral Ungkap Kronologi Kejadian

Kejadian ini terekam jelas oleh kamera CCTV dan menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dari rekaman tersebut, terlihat:

  • Korban mengenakan baju warna cokelat dan celana panjang sedang berjalan.
  • Dua pengendara motor berboncengan melintas dan melewati korban.
  • Korban tiba-tiba disiram air keras, menyebabkan kepanasan dan luka bakar.
  • Korban terlihat mengusap-usap tubuhnya dan melepaskan baju akibat rasa sakit.

Kombes Sumarni menyatakan bahwa polisi masih menyelidiki motif di balik kejahatan ini. "Belum ada informasi tambahan terkait penangkapan pelaku penyiraman air keras tersebut," katanya. Namun, dengan penangkapan yang telah dilakukan, diharapkan proses hukum dapat segera berjalan.

Kasus ini menarik perhatian publik karena sifat kejahatannya yang kejam dan terjadi di waktu subuh. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga