Geger Penembakan di Sekolah Thailand Selatan, 3 Korban Terluka Termasuk Remaja
Penembakan di Sekolah Thailand, 3 Orang Terluka Termasuk Remaja

Geger Penembakan di Sekolah Thailand Selatan, 3 Korban Terluka Termasuk Remaja

Insiden penembakan yang menggemparkan terjadi di sebuah sekolah di wilayah Thailand selatan. Peristiwa kekerasan ini menewaskan tiga orang terluka, termasuk dua remaja yang masih berusia muda.

Lokasi Kejadian dan Kronologi Insiden

Penembakan terjadi hari ini di sekolah Phatong Prathan Khiriwat yang terletak di daerah Hat Yai, Thailand selatan. Menurut laporan resmi dari Biro Investigasi Pusat Thailand yang dikutip dari AFP, pelaku berhasil dilumpuhkan oleh aparat kepolisian dan saat ini telah berstatus ditangkap.

"Polisi menembak tersangka dalam penembakan di Hat Yai," jelas pernyataan resmi dari pihak berwenang Thailand yang dirilis pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kondisi Korban dan Respons Medis

Dari tiga korban yang terluka, salah satunya adalah seorang remaja berusia 14 tahun dan seorang wanita dewasa. Kedua korban tersebut saat ini sedang menjalani operasi medis darurat untuk menangani luka-luka yang mereka alami.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa "seorang anak lainnya mengalami cedera pergelangan kaki setelah mereka jatuh dari ketinggian" selama insiden penembakan berlangsung. Kondisi ketiga korban masih terus dipantau oleh tim medis setempat.

Profil Pelaku dan Modus Operandi

Identitas pelaku penembakan saat ini masih belum diketahui secara pasti oleh pihak berwenang. Namun, saksi mata melaporkan bahwa pelaku terlihat dalam kondisi gelisah saat memasuki area gedung sekolah dengan membawa senjata api.

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan, pelaku terdengar melepaskan tiga kali tembakan sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh aparat kepolisian yang merespons dengan cepat ke lokasi kejadian.

Respons Otoritas dan Saksi Mata

Kepolisian nasional Thailand telah mengonfirmasi bahwa tersangka penembakan telah berhasil diamankan. Seorang administrator sekolah yang berada di lokasi kejadian mengaku kepada AFP bahwa dia menyaksikan langsung insiden tersebut namun terlalu takut untuk memberikan pernyataan lebih lanjut sebelum menutup telepon.

Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata di lingkungan pendidikan yang terjadi di berbagai belahan dunia. Pihak berwenang Thailand masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik penembakan ini serta memastikan tidak ada ancaman lanjutan terhadap keamanan sekolah-sekolah di wilayah tersebut.